Tiga UMKM Dampingan Forda UKM yang Melakukan Gugatan ‘Berbuah Manis’

MEDAN, Gema Bangsa | Upaya dan usaha perlawanan terhadap oknum yang ‘mengganggu’ kenyamanan dan kelangsungan bisnis, harus terus digaungkan. Hal ini sangat penting guna bisnis yang dikelola tetap bisa bertahan bahkan bertumbuh.

Dalam melakukan ‘perlawanan’ memang bukan mudah. Namun, hasilnya juga tidak sia-sia. Apalagi setelah tiga dampingan Forum Daerah (Forda) UKM Sumut yang melakukan gugatan dan perlawanan ‘berbuah manis’.

Ketiganya dinyatakan tidak bersalah seperti yang disangkakan sebelumnya. Dimana dua diantaranya menang melawan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) melalui putusan arbitrase di Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Medan.

“Jadi advokasi dari Forda UKM ini, pada titik akhirnya tuntutan pelaku usaha dikabulkan. Putusan BPSK, menyatakan pelaku usaha tidak bersalah, sehingga pihak PLN diminta memasang kembali meteran tersebut. Dan pemasangan meteran sudah dilakukan oleh pihak PLN, dan yang awalnya kena denda Rp 186 juta itu tidak ada lagi, jadi nihil,” kata Wakil Ketua Bidang Hukum Forda UKM Sumut, Surya Adinata, Kamis (1/11/2018).

Artinya yang namanya berjuang memang lelah. “Hal ini bisa menjadi inspirasi dan motivasi bagi masyarakat untuk berjuang jika yakin tidak salah, jangan takut. Karena ini hasilnya ada,” ujarnya.

Dampingan lainnya adalah kasus terasi yang disidak BBPOM. Pelaku UMKM ini, juga menjadi dampingan Forda UKM Sumut. “Hasilnya, sudah dibuka segelnya dan bisa beraktivitas kembali. Nah, ini kan, memang butuh waktu tapi memuaskan lah,” ungkapnya.

Perjuangan itu sambungnya, tidak sia-sia. “Karenanya kita himbau masyarakat tidak takut, karena sebenarnya masyarakat juga berperan untuk membenahi, jika ada oknum nakal,” jelasnya.

Masyarakat juga punya peranan juga untuk membenahi hal-hal yang tidak prosedural, untuk bisa mendudukkan satu persoalan itu pada porsinya. Untuk kasus yang sama atau mirip sebutnya, jika tidak salah harus berani.

“Forda UKM siap untuk membantu. Jangan ada pandangan, ketika melakukan perlawanan akan diintimidasi, sebenarnya nggak. Karena instansi juga mau berubah dan mereformasi diri, artinya masyarakat juga turut membantu agar kedepannya lebih baik lagi,” tambahnya.

Pengurus Forda UKM Sumut Sri Wahyuni Nukman menyebutkan persoalan dan keresahan pelaku UMKM bagaikan fenomena gunung es. Karena jumlah yang muncul dan berani melakukan ‘perlawanan’ hanya beberapa saja.

“Kita terus membuka diri untuk pelaku usaha yang tidak nyaman dalam mengelola usahanya disebabkan adanya gangnguan-gangguan dari okum yang tidak bertanggungjawab. Kita siap mendampinginya,” pungkasnya. [KM-03]


Artikel yang berjudul “Tiga UMKM Dampingan Forda UKM yang Melakukan Gugatan ‘Berbuah Manis'” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *