Tangkal Hoaks Untuk Pemilu Sehat

PADANG (Harapan News): Berita bohong (hoaks) terhadap pemerintahan yang sah merupakan bentuk ketidakmampuan pihak lain untuk bersaing secara sehat dalam kontestasi pemilihan presiden (pilpres) 2019.

“Penyebarluasan berita dan informasi yang tidak berdasarkan data valid yang terjadi saat ini merupakan bentuk ketidakmampuan dari pihak lain untuk mengakui keberhasilan pemerintahan Presiden Joko Widodo,” ujar anggota Dewan Pertimbangan Presiden Sidarto Danusubroto dalam seminar ‘Menangkal Berita Bohong dan Hoaks Jelang Pilpres 2019’ di Padang, kemarin.

Hadir dalam seminar tersebut hadir Ketua Umum Harmoni Indonesia Firdaus Ali, Bupati Solok  dan beberapa pejabat pusat serta Sumatera Barat lainnya.

Sidarto melanjutkan isu seperti China, PKI, anak haram merupakan berita yang sama sekali tidak memiliki dasar validitas.

“Inti dari berita-berita seperti itu hanya untuk mengganggu stabilitas sosial masyarakat yang sudah kondusif,”kata Sidarto.

Ketua Umum Harmoni Indonesia, Firdaus Ali mengatakan, Jokowi tidak pernah memiliki niat untuk membalas hoax yang disebarkan oleh lawan politiknya. Banyak isu yang tersebar di tengah masyarakat. Tapi, Jokowi tidak pernah ingin membalas itu.

Padahal dia punya kekuatan yang bisa membalas itu,”ujarnya.

Terkait hutang, katanya, selama empat tahun pemerintahan Jokowi menambah hutang 1.644,23 triliun tapi juga membayar 1.600 triliun hutang. Dengan itu, Jokowi sudah membangun banyak infrastruktur seperti pembangunan embung, jalan, dan hal lainnya.

“Bahkan dalam pemerintahan 4 tahun terakhir pembangunan melebihi 10 tahun kepemimpinan sebelumnya. Di zaman bapak Soeharto pun bisa dibandingkan,” katanya.

Ketua Panitia Seminar, Diki Syambara mengatakan, masyarakat yang konfirmasi untuk hadir sebanyak 567 dan yang hadir 450 orang.

“Seminar ini untuk menangkal hoax yang berada di tengah masyarakat yang berpotensi memecah belah,” katanya. (dianw/B)


Artikel yang berjudul “Tangkal Hoaks Untuk Pemilu Sehat” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *