Madina Kembali Di Kepung Banjir

MANDAILING NATAL (Harapan News):Akibat curah hujan tinggi sejak pagi – malam Rabu (7/11), Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dikepung banjir bandang dengan ketinggian di perkirakan mencapai 1-2 meter.

Informasi dihimpun Harapan News, saat ini banjir paling parah terjadi di wilayah Pantai Barat seperti di Kelurahan Simpang Gambir Kecamatan Batang Natal akibat meluapnya Sungai Batang Natal yang diperkirakan mencapai 10 meter dari kondisi air sungai biasanya yang hanya rata-rata 2-3 meter. Banjir juga terjadi di Kecamatan Muara Batang Gadis, Sinunukan, dan Ranto Baek.

Hingga berita ini dikirimkan tidak ada informasi korban jiwa yang meninggal, namun rumah penduduk yang hanyut atau mengalami kerusakan diperkirakan mencapai puluhan. Saat ini warga setempat sudah mengungsi ke tempat yang lebih aman dengan kondisi gelap karena listrik mati.

Kemudian dari informasi langsung masyarakat di berbagi kecamatan dan juga jejaring sosial group WA maupun postingan dan siaran langsung di FB, banjir juga terjadi di Kecamatan Panyabungan.

Bahkan seluruh murid SMA Negeri 1 Plus Madina terpaksa dievakuasi malam ini karena air sudah memasuki sekolah yang berada sekitar 100 meter dari pinggiran Sungai Batang Gadis yang meluap.

Banjir juga terjadi di Panyabungan Utara, Panyabungan Barat, Hutabargot, dan Siabu. Seluruh masyarakat Madina di berbagai wilayah saat ini dalam kondisi waspada dengan harapan air segera surut.

Sementara Pemkab Madina, BPBD, Dinas Kesehatan hingga Puskesmas, Polres Madina hingga Polsek bersama TNI telah melakukan aksi tanggap darurat di masing-masing wilayah.

Jalur Sumut – Sumbar Putus Total

Sementara itu di wilayah Kecamatan Kotanopan, banjir telah mengakibatkan jalan jalur nasional di wilayah Saba Pasir amblas sekitar 15-20 meter.Akibatnya jalan nasional penghubung Sumatra Utara dengan Sumatra Barat terputus total.

Antrian panjang kenderaan dari kedua arah saat ini telah panjang dan belum bisa dipastikan kapan jalur lalu lintas bisa dilewati.

Sementara melalui jalur Ranto Baek – Sumbar selain karena sempit, juga karena wilayah itu dalam kondisi banjir dan longsor, sehingga tidak ada pengendara yang berani lewat dari jalur alternatif tersebut.(c.14)

Keterangan Gambar:
1.Kondisi Banjir yang melewati jembatan di Simpang Gambir Batang Natal.(Harapan News/ist).

2.Kondisi banjir di Batahan.(Harapan News/ist).

3.Jalan Nasional di Kotanopan Amblas.(Harapan News/ist).


Artikel yang berjudul “Madina Kembali Di Kepung Banjir” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *