Gedung Eks PT. RGMP Di Kotapinang Terbakar

SEJUMLAH bangunan rumah di kompleks eks pabrik pengolahan kayu lapis, PT. RGMP di Dusun Blok IX, Desa Sisumut, Kec. Kotapinang, Kab. Labusel, Sabtu (9/2) malam terbakar. Harapan News/IstSEJUMLAH bangunan rumah di kompleks eks pabrik pengolahan kayu lapis, PT. RGMP di Dusun Blok IX, Desa Sisumut, Kec. Kotapinang, Kab. Labusel, Sabtu (9/2) malam terbakar. Harapan News/Ist

KOTAPINANG (Harapan News): Belasan bangunan bekas perumahan karyawan pabrik pengolahaan kayu lapis, PT. Raja Garuda Mas Panel (RGMP) di Dusun Blok IX, Desa Sisumut, Kec. Kotapinang, Kab. Labusel, Sabtu (9/2) malam terbakar.

Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Hingga berita ini dilansir sekira pukul 10.00, empat unit mobil pemadam kebakaran milik Dinas Satpol PP-Linmas Pemkab Labusel masih berusaha memadamkan api.

Informasi dihimpun waspada di lokasi kejadian, kebakaran pertama kali diketahui warga sekira pukul 20.00. Api terlihat membesar dari salah satu bangunan rumah di kompleks tersebut. Kondisi kompleks yang sudah lama kosong ditambah banyaknya bahan yang mudah terbakar menyebabkan api dengan cepat merambat dan menghanguskan belasan bangunan lainnya. Belum diketahui apa penyebab kebakaran tersebut, karena lokasi itu hingga sekarang tidak berpenghuni.

“Nggak tahu apa penyebabnya, karena kompleks itu sudah bertahun-tahun kosong dan tidak ada listrik. Tiba-tiba saja api terlihat sudah membesar. Hampir seluruh bangunan rumah di dalam kompleks terbakar,” kata Suwito, 49, warga setempat.

Kapolsekta Kotapinang, Kompol Denny Boy Panggabean yang dikonfirmasi menyebut pihaknya masih menyelidiki penyebab kebakaran. Dugaan sementara, kata dia, kebakaran disebabkan hubungan pendek arus listrik. “Memang sebagian bangunan sudah tidak dialiri listrik, namun beberapa masih ada yang memiliki listrik. Tidak ada korban jiwa. Total bangunan yang terbakar puluhan,” katanya. (c18)


Artikel yang berjudul “Gedung Eks PT. RGMP Di Kotapinang Terbakar” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *