Arsirtek Harus Proaktif Hadapi Revolusi Industri 4.0

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil saat menghadiri acara peringatan HUT ke-60 Ikatan Arsitek Indonesia. (Foto: Humas Pemprov Jabar)

Kurasi Media | BANDUNG – Era Revolusi Industri 4.0 ditandai peran teknologi mengambil alih hampir sebagian besar aktivitas perekonomian. Menyambut Revolusi Industri 4.0, pemerintah telah bergerak cepat dengan membuat peta jalan (roadmap) Making Indonesia 4.0.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, mengatakan industri 4.0 menjadi tantangan bagi arsitek. Maka itu, Emil demikan sapaan akarabnya, meminta arsitek untuk beradaptasi dengan kebutuhan zaman yang berubah secara dinamis. Hal tersebut sebagai arah yang jelas dan langkah strategis untuk menuju negara yang tangguh, guna mewujudkan Indonesia masuk 10 besar negara ekonomi terkuat pada 2030.

“Tantangan zaman makin besar, kalau saya titip pesan kira-kira jangan pasif di zaman yang serba dinamis. Kita harus jadi arsitek yang sangat aktif, tidak bisa menunggu tapi juga proaktif,” kata Emil saat menghadiri acara peringatan HUT ke-60 Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) di Dago Tea House, Kota Bandung, Selasa (17/9/2019) malam.

“Dan dimensi-dimensi baru harus juga bisa diadaptasi. Ada isu 4.0, ada isu inklusif, Architecture Without Walls ini saya kira salah satu semangat bahwa yang harus dilayani arsitek tidak hanya mereka yang mampu membayar tapi juga pihak-pihak yang ber-kesusahan,” lanjutnya.

Sebagai orang yang memiliki latar belakang arsitek, Emil mengajak para arsitek Indonesia untuk memiliki semangat inklusivitas. Dengan begitu, kata dia, para arsitek dapat menjawab tantangan zaman pada masa depan. Karena, profesi yang akan bertahan pada masa depan merupakan profesi yang bersifat problem solving.

“Satu hal yang jadi renungan saya, profesi arsitek adalah profesi yang umurnya panjang. Dalam revolusi industri 4.0, di mana pekerjaan-pekerjaan rutin akan digantikan oleh robot, oleh hitungan internet, oleh artificial intelegent, oleh Internet of Think (IOT), dan seterunsya,” katanya.

Inspirasi dan ide diperlukan arsitek Indonesia dalam menghadapi situasi saat ini, tantangan dan peluang untuk layanan arsitektur di wilayah perkotaan, regional, nasional dan global.

“Yang bertahan dalam revolusi besar di 4.0 ini adalah profesi-profesi yang problem solving profession,” ucap Emil.

Termasuk bagaimana strategi mengembangkan layanan arsitektur yang lebih luas di dalam dan luar negeri, serta bagaimana menanggapi masalah arsitektur termasuk pelestarian kekayaan arsitektur Nusantara untuk masa depan Arsitektur 4.0. (Red)


Artikel yang berjudul “Arsirtek Harus Proaktif Hadapi Revolusi Industri 4.0” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

Semua Guru Kota Bandung Harus Bergelar Sarjana di Tahun 2023

Ilustrasi guru sedang mengajar (Foto: Net)

Kurasi Media | BANDUNG – Guna merealisasikan program Bandung Unggul, Pemerintah Kota Bandung menargetkan pada tahun 2023 seluruh guru di Kota Bandung harus mencapai standar minimal S1. Maka dari itu, melalui Dinas Pendidikan Kota Bandung akan memberikan beasiswa kepada guru pada 2020 mendatang.

Terlebih saat ini, sekitar 600 guru PNS belum bertitel sarjana, sementara di sekolah swasta, tercatat sekitar 3.000 guru belum sarjana. Untuk itu Disdik Kota Bandung mendukung upaya peningkatan mutu dan kualifikasi guru lewat bantuan beasiswa.

“Pada 2023 jika tidak tercatat di Dapodik (Data Pokok Pendidik) maka pengajar tidak bisa lagi menggunakan profesinya. Nah, untuk tercatat di Dapodik tersebut kualifikasi seorang guru minimal harus S1 dan bersertifikasi,” papar Edy Suparjoto, Kepala Bidang P3TK Disdik Kota Bandung dalam pemaparannya di acara ‘Bandung Menjawab’ di Balai Kota Bandung, Selasa (17/9/2019).

Sebagai upaya meningkatkan kualitas guru, pihaknya tengah mendorong kepada seluruh guru, baik negeri maupun swasta agar memiliki kualifikasi guru minimal S1.

“Yang jelas harapannya ke depan adalah agar semua guru mulai dari PAUD sampai SMA harus S1. Kita imbau bagi mereka yang belum untuk segera menempuh pendidikan tersebut, baik melalui Universitas terbuka ataupun lembaga pendidikan lainnya, agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Disamping itu pada 2020 mendatang, Disdik Kota Bandung akan memberikan beasiswa untuk guru sebanyak 150 Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK).

“Sebetulnya sudah lama target untuk standarisasi S1 itu sejak adanya Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen (UUGD) Pasal 82 Ayat (2), dan pada tahun 2015 merupakan batas akhir atau deadline karena telah 10 tahun sejak UU tersebut diberlakukan masih belum terealisasi. Hingga akhirnya tahun 2023 nanti merupakan batas akhir dari toleransi untuk para guru mendapatkan gelar S1,” tuturnya.

Hal itu, kata Edy, dilakukan sebagai wujud janji lima tahun kepemimpinan Wali Kota Bandung, Oded M Danial dalam meningkatkan mutu pendidikan, juga menjadi dasar dari diberlakukan UU tentang kualifikasi guru.

“Pendidikan harus ditingkatkan, salah satunya dengan meningkatkan mutu. Karena jika tenaga pengajar profesional maka kerja pun akan maksimal. Terlebih tidak mudah untuk mendapatkan sertifikasi guru salah satunya dengan adanya uji kompetensi,” tandas Edy. (Red)


Artikel yang berjudul “Semua Guru Kota Bandung Harus Bergelar Sarjana di Tahun 2023” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

DPRD Jabar Ajukan 6 Nama Calon Pimpinan ke Kemendagri

Rapat Paripurna DPRD Jawa Barat (Jabar) Selasa (17/9/19) di Gedung DPRD Jabar (Foto: Humas Pemprov Jabar)

Kurasi Media | BANDUNG – Agenda Rapat Paripurna DPRD Jawa Barat (Jabar) yang berlangsung Selasa (17/9/19) di Gedung DPRD Jabar, Kota Bandung, salah satunya mengumumkan usulan calon pimpinan definitif DPRD Jabar 2019-2024.

Dalam rapat yang dihadiri Gubernur Jabar Ridwan Kamil itu, DPRD Jabar mengusulkan enam calon pimpinan yang selanjutnya akan diajukan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia.

Keenam nama itu terdiri dari satu orang ketua dan lima orang wakil ketua, masing-masing adalah Taufik Hidayat dari Partai Gerindra (Ketua), Achmad Ru’yat dari PKS (Wakil Ketua), Ineu Purwadewi Sundari dari PDI-P (Wakil Ketua), Ade Barkah Surahman dari Partai Golkar (Wakil Ketua), Oleh Soleh dari PKB (Wakil Ketua), dan Irfan Suryanagara dari Partai Demokrat (Wakil Ketua).

Ketua Sementara DPRD Jabar Taufik Hidayat mengatakan, usulan nama-nama untuk calon pimpinan DPRD Jabar 2019-2024 sudah disetujui oleh seluruh anggota DPRD Jabar yang berjumlah 120 orang dalam rapat tersebut.

Jumlah pimpinan DPRD berubah dari lima orang pada periode sebelumnya. Menurut Taufik, jumlah pimpinan DPRD Jabar 2019-2024 menjadi enam orang karena jumlah anggota dewan bertambah dari 100 orang menjadi 120 orang.

“Kami baru mengusulkan, keputusan nanti dari Mendagri (Menteri Dalam Negeri RI). Karena sesuai dengan itu (jumlah anggota dewan), kalau (jumlah anggota) 85-100 itu lima (orang pimpinan), kalau 120 bagaimana (menyesuaikan),” jelas Taufik.

Sementara itu, Ridwan Kamil demikian ia disapa tidak mengomentari soal formasi baru pimpinan DPDR Jabar periode 2019-2024 ini. Pasalnya, menurut Ridwan Kamil hal itu adalah domain DPRD sendiri.

“Ini ‘kan isinya dapurnya Pak Taufik (Ketua Sementara DPRD Jabar). Jadi, tanyanya harus ke beliau,” ujarnya.

Yang pasti, terkait fungsi alat kelengkapan baru di DPRD Jabar, Ridwan Kamil berharap hal tersebut bisa membawa perubahan bagi Jabar.

“Zaman baru, dinamika baru. Saya kira dengan hadirnya Pak Taufik membawa angin segar kepemimpinan DPRD. Kami sudah sering ngobrol, makan bareng. Kalau Jawa Barat kondusif mah (bisa) ngabret,” jelasnya.

Dalam agenda tersebut, Ridwan Kamil dan Ketua Sementara DPRD Jabar Taufik Hidayat pun bersalaman sambil mengepalkan tangan sebagai tanda sinergi antara Pemerintah Daerah Provinsi Jabar dengan DPRD Jabar. (Red)


Artikel yang berjudul “DPRD Jabar Ajukan 6 Nama Calon Pimpinan ke Kemendagri” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

Ini Dia Fitur Terbaru Mobil New Astra Daihatsu Sigra

Peluncuran New Astra Daihatsu Sigra di Kota Bandung. (Foto: Rian/JabarNews)

Kurasi Media | BANDUNG – PT Astra Internasional Tbk, Daihatsu resmi luncurkan New Astra Daihatsu Sigra di Moka Cafe, Paskal 23, Kota Bandung, Selasa (17/9/2019). Mobil New Astra Daihatsu Sigra ini berbeda dengan mobil Daihatsu sebelumnya. Pasalnya, pada produk baru ini terdapat perubahan-perubahan yang signifikan.

Perubahan pada New Sigra ini dilakukan hampar pada seluruh bagian mobil mulai dari depan hingga belakang. Selain untuk menambah tampilan menjadi lebih elegan, perubahan ini juga ditambahkan fitur-fitur sesuai dengan kebutuhan para penggunanya.

Marketing dan CR Division Head PT Astra Internasional Tbk, Hendrayani Lastiyoso mengatakan New Sigra tampil lebih stylish dan modern dengan grill, bumber, rear garnish yang baru dan lampu yang telah menggunakan LED. New Sigra ini juga dilengkapi polished alloy wheel desain baru 14 inch yang tampil dinamis dengan mud guard pada keempat rodanya.

“Perbaharui, adanya penambahan magnet baik di depan maupun di belakang ini, ya jadi ada penahan lumpur ketika musim hujan jadi ini akan sangat bermanfaat sekali kalau ada mobil akan lebih bersih dan tidak kebagian guling ke belakang dengan adanya penambahan ini,” kata Hendrayani saat konferensi pers.

Pada sisi interior, lanjutnya suasana kabin New Sigra tampil beda dengan sentuhan nuansa dua warna tone colors dark dan light grey yang memberikan kesan lebih mewah. Selain itu, pada bagian center cluser, knob AC tampil lebih kekinian dan memudahkan pengguna dalam mengatur suhu kabin dalam mobil.

“Kita lakukan adalah untuk kombinasi interior kantor nya jadi sekarang di rumah ya kombinasinya adalah yang jadi bagian atasnya ini lebih lebih baik warnanya dan ini membuat kombinasi kultum kalau ini membuat interior akan semakin elegan,” jelasnya.

Hendrayani menuturkan bahwa New Sigra dilengkapi dengan 2-DIN touchscreen audio, serta electric retractable mirror pada beberapa varian. Tidak hanya itu, dalam hal fitur keamanan, New Sigra dibekali dengan Rear parking camera dibeberapa varian untuk membantu visibilitas pengguna merasa lebih aman saat bermanufer mundur.

Selain itu, New Sigra juga tersedia dalam 7 pilihan warna, dengan 3 pilihan warna terbaru, yaitu glitttering silver metalic, bronze metalic, dan oranye metallic. Dan ada penawaran sesuai dengan budget ‘Price Range Estimation’ Rp 114.000.000 – Rp 156.750.000

“Kita pake kamera di belakang agar ketika parkir dapat melihat keadaan di belakang sehingga keamanannya lebih terjaga. Dan juga ada tiga warna yang kita perkenalkan. Jadi totalnya ada 7 Warna adalah warna baru yang pertama yang baru adalah silver metalic jadi warnanya silver metalic tapi ini lebih cerah dibandingkan dengan simbol sebelumnya,” tutupnya. (RNU)


Artikel yang berjudul “Ini Dia Fitur Terbaru Mobil New Astra Daihatsu Sigra” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

Inilah Bumdesa Juara Tingkat Kabupaten Purwakarta 2019

Para undangan yang hadir saat melihat video profile singkat dari Bumdesa Juara Tingkat Kabupaten Purwakarta 2019, Selasa (17/9/2019). (Foto: Zal/JabarNews)

Kurasi Media | PURWAKARTA – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Purwakarta telah menetapkan Juara Lomba Bumdesa tingkat Kabupaten Purwakarta tahun 2019.

Adapun Bumdesa yang menjadi juara, yaitu Juara 1 Bumdesa Pangkalan Tandang, Juara 2 Bumdesa Panjunan Mandiri Sejahtera, Juara 3 Bumdesa Sugih Anugerah dan Juara Harapan 1 diraih Bumdesa Cimatra.

Hal tersebut diketahui saat acara pengumuman dan penyerahan hadiah Juara Lomba Bumdesa yang dilaksanakan di Aula Janaka, kompleks Pemkab Purwakarta, Selasa (17/9/2019).

“Dari 16 Bumdesa yang mengikuti lomba, ada 4 yang menjadi juara, dan berhak mendapatkan uang pembinaan serta piagam penghargaan,” kata Kepala DPMD Purwakarta melalui Kabid Pemberdayaan Ekonomi Desa, Asep Suparman.

Asep mengungkapkan, tahun 2017, di 183 desa di Purwakarta seluruhnya memiliki Bumdesa. Setelah dilakukan monitoring, ada sekitar 80-an Bumdesa yang masih berjalan.

Namun dalam pelaksanaan lomba Bumdesa tingkat Kabupaten Purwakarta yang belum lama ini dilaksanakan, hanya 16 Bumdesa yang bisa mengikuti lomba.

“Secara administrasi hanya 16 Bumdesa yang bisa ikut lomba kemarin, dan terpilih 4 Bumdesa sebagai juara lomba,” kata Asep.

Secara keseluruhan ujar Asep, pihak DPMD Purwakarta mengapresiasi atas semangat, kinerja, dan prestasi yang telah dihasilkan oleh seluruh Bumdesa peserta lomba.

Asep juga mendorong kepada Bumdesa yang di Purwakarta untuk terus berkreasi dan melakukan inovasi untuk membina serta membantu masyarakat.

“Bumdesa juga diharapkan dapat mewujudkan mimpi masyarakat yakni menuju kesejahteraan dan kemakmuran desa,” harap Asep.

Sementara itu, salah satu Juri Lomba Bumdesa tingkat Kabupaten Purwakarta tahun 2019, Riana A. Wangsadiredja menjelaskan, dalam lomba Bumdesa yang belum lama ini dilaksanakan, tim juri melakukan penilaian dari empat indikator dasar sebuah bisnis dijalankan.

Indikator tersebut yakni, aspek regulasi, aspek usaha/produktivitas, aspek manajemen/tata kelola, serta aspek pemberdayaan sebagai semangat pembentukan Bumdesa sesuai Undang-Undang Nomor 6 tahun 2014 tentang desa.

“Dari perlombaan Bumdesa, para juri mendapatkan beberapa catatan penting bagi perbaikan dan peningkatan kegiatan bisnis Bumdesa-Bumdesa di Purwakarta, khususnya yang menjadi peserta Lomba Bumdesa tahun 2109,” jelas Riana.

Adapun keputusan Juara Lomba Bumdesa tingkat Kabupaten Purwakarta tahun 2019, sesuai dengan Surat Keputusan Kepala DPMD Kabupaten Purwakarta Nomor 147/104/DPMD/2019.

“Kepada Bumdesa yang meraih Juara 1 berhak mewakili Kabupaten Purwakarta dalam Lomba Bumdesa tingkat Propinsi Jawa Barat tahun 2019,” ucap Riana. (Zal)

Inilah Bumdesa Juara Tingkat Kabupaten Purwakarta 2019:

1. Juara I, Bumdesa Pangkalan Tandang, Desa Pangkalan, Kecamatan Bojong.

2. Juara II, Bumdesa Panjunan Mandiri Sejahtera, Desa Anjun, Kecamatan Plered.

3. Juara III, Bumdesa Sugih Anugerah, Desa Cisaat, Kecamatan Campaka.

4. Juara Harapan I, Bumdesa Cimatra, Desa Cibinong, Kecamatan Jatiluhur.


Artikel yang berjudul “Inilah Bumdesa Juara Tingkat Kabupaten Purwakarta 2019” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

PT Astra Internasional Tbk Resmi Luncurkan New Astra Daihatsu Sigra

Peluncuran New Astra Daihatsu Sigra di Kota Bandung. (Foto: Rian/JabarNews)

Kurasi Media | BANDUNG – Astra Daihatsu Sigra kembali ramaikan market Otomotif di Indonesia. Sigra telah menjadi salah satu pemain utama disegmen LCGC MPV di Indonesia.

Berdasarkan data Gakaido, penjualan ritel pasar otomotif nasional, mencapai 675 ribu unit hingga YTD Agustus 2019 turun 11% dibandingkan tahun lalu.

Pada segmen LCGC  hingga YTD 2019 mencapai 143.632 unit atau menurun 4%. Namun, kontibusi disegmen LGCG meningkat 19,7% pada tahun 2018, menjadi 21,3% pada 2019.

Marketing dan CR Division Heae PT Astra Internasional Tbk, Hendrayani Lastiyoso mengatakan bahwa otomotif di Indonesia ini adalah pasar sejak ditambahnya untuk segmen Astra Daihatsu Sigra serta kelebihan Toyota. Kedua produk baru ini yaitu untuk dirinya maka isinya signifikan sekali sampai dengan 24%.

“Kalau kita lihat dari 2016, 2017, 2018 dan 2019 kontribusinya cukup sekali di atas 20% jadi temen-temen bisa lihat dulu kontribusi yang pasar yang paling gemuk itu adalah pasarnya itu bisa sampai dengan 25%,” kata Hendrayani saat Konferensi Pers di Moka Cafe, Paskal 23, Kota Bandung, Selasa (17/9/2019).

Sementara itu, berdasarkan survei pelanggan Astra Daihatsu menginginkan desain yang fresh, fitur yang lebih praktis dan fungsional dan biaya ownership yang terjangkau. Melihat kenyataan tersebut, PT Astra Internasional tbk, Daihatsu resmi meluncurkan ‘New Astra Daihatsu Sigra’ di Kota Bandung.

Hendrayani menjelaskan bahwa model ini cukup signifikan, hadir di tengah-tengah pasar di Indonesia. Kalau dibandingkan dengan model sebelumnya, perubahan-perbahan yang ada di News Astra Daihatsu Sigra ini berdasarkan dari customer Voice.

“Jadi kita tentunya sebelum melakukan perubahan kita melakukan survei pasar apa sih sebenarnya pasar terhadap dengan ini kita bisa menyimpulkan ada tiga hal,” jelasnya.

Ia memaparkan ketiga hal yang menjadi fokus perubahan di news astra ini yaitu pertama, Daihatsu menginginkan yang baru jadi sejak tahun 2016 sehingga memerlukan model yang baru.

Kedua, disegmen ini sangat konsen sekali dengan yang namanya perawatan biaya perawatan. Oleh karena itu, Daihatsu juga akan meluncurkan satu program baru atau penawaran baru yaitu bagaimana biaya-biaya peralatan servis yang kita berikan lebih baik lagi dibandingkan model sebelumnya. Ketiga, adalah dari sisi kepraktisan dan fungsionalnya ini juga ditambah berdasarkan ini.

“Maka untuk Sigra baru ada tiga hal prinsipnya yang kita sampaikan pertama kelas yang kedua adalah fitur atau menambah fitur-fitur yang baru dan yang ketiga kita akan memberikan service yang lebih baik lagi,” paparnya.

Dalam proses peluncuran New Astra Daihatsu Sigra Ini, Hendrayani mengucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat terhadap produk Daihatsu.

“Kami percaya, warga Jawa Barat khususnya di Bandung akan tetap mencintai dan menerima Astra Daihatsu Sigra sebagai sahabat impian keluarga. Dengan Astra Daihatsu Sigra, pelanggan dapat mewujudkan impian mereka untuk memiliki mobil idaman bagi keluarga,” tutupnya. (Rnu)


Artikel yang berjudul “PT Astra Internasional Tbk Resmi Luncurkan New Astra Daihatsu Sigra” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

Bawaslu Purwakarta Gelar Seleksi Wawancara Sekolah Kader Pengawasan

Ketua Bawaslu Kabupaten, Ujang Abidin saat melakukan seleksi wawancara kepada calon sekolah kader pengawasan. (Foto: Gin/Kurasi Media)

Kurasi Media | PURWAKARTA – Seleksi wawancara dilakukan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Purwakarta untuk calon peserta yang akan mengikuti sekolah kader pengawasan pada tanggal 23 s/d 29 September yang diselenggarakan Bawaslu Provinsi Jawa Barat.

Ketua Bawaslu Purwakarta Ujang Abidin mengatakan, para peserta sebanyak tiga belas orang, yang datang untuk tes wawancara dua belas orang yang telah lolos melewati seleksi administrasi melanjutkan tahapan lain yakni tes wawancara.

“Kemarin sudah ada empat belas orang peserta yang daftar, yang lolos seleksi admistrasi tiga belas (13) orang, dan 12 orang yang hadir dalam seleksi wawancara. Seterusnya ikut seleksi wawancara yang di lakukan oleh dua orang komisioner bawaslu,” kata Ujang, saat dihubungi melalui selulernya, Selasa (17/9/2019).

Ujang menambahkan, ketiga belas orang peserta tersebut merupakan perwakilan dari beberapa organisasi mahasiswa di Purwakarta seperti Perhimpunan Mahasiswa Purwakarta (Permata), Korps HMI-Wati (Kohati), BEM Universitas Pendidikan Indonesia Purwakarta, BEM STAI NU, Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Purwakarta, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), BEM Polibisnis, dan Mahasiswa ITB.

Dijelaskannya, pada saat wawancara anggota komisioner dibagi menjadi tiga kelompok sebagai tim penguji dengan komposisi per kelompok dua orang anggota komisioner.

“Tes wawancara meliputi pemahamanan kepemiluan, keorganisasian, komitmen dan komunikasi. Pemahaman UU soal pemilu dan peserta menjelaskan esai kepemiluan yang dijadikan syarat untuk ikut seleksi,” ungkapnya.

Menurutnya, soal keorganisasian lebih mengarah kepada manajerial, setelah lulus sekolah kader manajerial ini penting untuk mengatur diri dan organisasi untuk memberikan informasi terkait kepemiluan.

“Pengumunan seleksi akan diumumkan tanggal 17 September (hari ini.red) melalui media sosial, website dan jejaring Bawaslu Purwakarta. Sekarang masih merekap nilai dari seluruh peserta, nantinya setelah beres langsung diumumkan,” imbuhnya.

Ujang berharap, dengan adanya sekolah kader tersebut, dapat menghasilkan kader unggulan dalam kepemiluan, serta bisa mengawal proses demokrasi yang harus tetap dijaga dan dikuatkan dengan kualifikasi sumber daya manusia yang berkualitas di masyarakat.

“Kesinambungan ini penting untuk tetap mengawal proses demokrasi dan pemahaman kepemiluan bagi masyarakat secara umum,” pungkasnya. (Gin)


Artikel yang berjudul “Bawaslu Purwakarta Gelar Seleksi Wawancara Sekolah Kader Pengawasan” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

Lagi, Warga Sukabumi Keracunan Massal Diduga Santap Makanan Resepsi

Rumah Sakit Umum Daerah Pelabuhan Ratu jadi rujukan korban keracunan massal akibat santap makanan hajatan. (Foto: Istimewa)

Kurasi Media | SUKABUMI – Belum genap sepekan kasus keracunan massal terjadi di Kabupaten Sukabumi, kali ini kembali terjadi di Kedusunan Ciangkrek, Kampung Babakan diduga keracunan makanan dari salah satu warga yang mengadakan acara hajatan pernikahan.

Keracunan massal tersebut terjadi usai warga menyantap hidangan di acara resepsi pernikahan, namun sekitar pukul 17.30 WIB pada Senin, (16/9/2019) satu persatu warga mengeluh pusing, mual, muntah dan kerap bolak balik buang air besar.

Bahkan, hingga saat ini jumlah warga yang mengalami gejala keracunan terus bertambah. Namun, karena akses permukiman warga yang sulit ditembus kendaraan bermotor ditambah minimnya lampu penerangan dan sinyal atau jaringan alat komunikasi sehingga menjadi kendala petugas gabungan untuk mengevakuasi korban.

“Dari hasil pendataan petugas kami yang di lapangan ada 65 warga Desa Mekarasih, Kecamatan Simpenan yang menjadi korban keracunan, tiga diantaranya harus dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Palabuhanratu,” kata Kepala Pusat Pengendalian Operasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Pusdalops BPBD) Kabupaten Sukabumi Daeng Sutisna di Sukabumi, Selasa (17/9/2019).

Informasi yang dihimpun, hingga Selasa, (17/9/2019) sebagian warga yang menjadi korban keracunan sudah berangsur membaik. Tapi, karena jumlahnya cukup banyak pihaknya membutuhkan pelbet, obat-obatan dan air minum.

“Lokasi cukup jauh dari jalan utama sekitar tujuh kilometer, tetapi petugas medis sudah tiba di lokasi dan memberikan pengobatan kepada warga yang mengalami gejala keracunan,” tambahnya.

Daeng mengatakan dalam penanganan kasus keracunan massal ini pihaknya juga berkoordinasi dengan unsur kepolisian, TNI, Satuan Polisi Pamong Praja, Muspika Simpenan dan pemerintah desa setempat.

Selain itu, sebanyak 11 unit mobil ambulans dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, puskesmas serta ambulans desa disiagakan untuk sewaktu-waktu digunakan dalam mengevakuasi warga. Petugas pun saat ini masih melakukan evaluasi dan penanganan ke lokasi dan tim dari dinas kesehatan mengambil sampel makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan massal tersebut.

BPBD pun mengimbau kepada warga apabila terdapat kejadian serupa ataupun lainnya dapat menghubungi call center di (0266) 6323717. Sementara untuk perkembangan kasus ini, informasi selanjutnya akan dilakukan update secara berkala apabila terdapat laporan tambahan.

Sebelumnya, sebanyak 65 warga Kampung Pangkalan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat yang mayoritas merupakan anak-anak mengalami keracunan usai menyantap nasi uduk yang dibagikan dari salah seorang warga usai acara tahlilan (11/9/2019). (Ara)


Artikel yang berjudul “Lagi, Warga Sukabumi Keracunan Massal Diduga Santap Makanan Resepsi” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

Cafe Ini Pasang Harga Kaki Lima hingga Garansi Rasa Makanan


Kurasi Media | PURWAKARTA – Bagi yang hobi wisata kuliner, berkunjung ke Kopi Tiam HCG (Happy Culinary Group) di Cafe Kayu Kayu adalah tempat wajib yang mesti didatangi.

Pasalnya food court yang dikemas dengan nuansa cafe kekinian ini menyediakan aneka makanan lokal hingga mancanegara dengan harga kaki lima.

“Di sini kita menyediakan menu masakan Sunda (lokal) hingga mancanegara seperti menu makanan Jepang, Timur Tengah, Turki, Thailand dan negara lainnya dengan harga kaki lima,” kata Owner Kopi Tiam HCG, Happy Irhamni saat ditemui Kurasi Media.com, Senin (16/9/2019).

Adapun menu makanan yang disediakan Kopi Tiam HCG di Cafe Kayu Kayu, seperti berbagai menu Ramen, Tomyam, Suki Steamboat Kuah, menu ala Bento, aneka seafood, aneka masakan Sunda hingga makanan cemilan serta minuman tradisional dan modern.

Untuk harga aneka minuman mulai dari Rp3.000, dan harga makanan mulai dari Rp.2.000.

“Meski harga kaki lima, bagi pengunjung kita berikan garansi rasa makanan yang kita sediakan. Jika makanan yang dipesan dirasa tidak enak, akan kita ganti dengan yang baru,” ujar Happy.

Agar pengunjung bisa menikmati makanan dengan nyaman, Kopi Tiam HCG memberikan berbagai pilihan tempat, seperti duduk di kursi dengan menggunakan meja, lalu adanya lesehan yang bisa membuat lebih santai bersama keluarga hingga balkon di lantai atas yang menawarkan suasana yang lebih terbuka.

Bagi pengunjung yang membawa anak, pihak Kopi Tiam HCG juga menyediakan fasilitas tempat bermain anak atau playground secara gratis.

“Terkadang anak-anak kan susah untuk diajak makan, dengan adanya tempat bermain ini, anak bisa bermain sembari menikmati makanan kesukaan mereka,” tutur Happy.

Selain itu ujar Happy, di Kopi Tiam HCG juga menerima pesanan (Delivery) baik dalam jumlah banyak maupun sedikit, baik menggunakan nasi boks, maupun chatering.

Kopi Tiam HCG jelas Happy juga melayani pengunjung yang ingin mengadakan acara arisan, ulang tahun, acara kantor dan lainnya dengan free tempat hanya membayar makanan dan minuman yang dipesan saja.

“Disini pelanggan kita boleh mengadakan berbagai acara dan tempat kita sediakan secara gratis,” jelasnya.

Sebagai penutup Happy menambahkan, Kopi Tiam HCG di Cafe Kayu Kayu berada di Jl. Ibrahim Singadilaga, Nagri Kaler, Purwakarta, yang buka setiap hari dari pukul 10.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB.

Bagi yang ingin mengetahui lebih jelas tentang Kopi Tiam HCG di Kafe Kayu Kayu bisa menghubungi nomor seluler 083112515550. (Zal)

Artikel yang berjudul “Cafe Ini Pasang Harga Kaki Lima hingga Garansi Rasa Makanan” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

Lengkap, Rekap Bursa Transfer Pemain Paruh Musim Liga 1 Indonesia


Kurasi Media | BANDUNG – Bursa transfer paruh musim Liga 1 2019 yang dibuka sejak 27 Agustus 2019 sudah resmi ditutup pada Senin (16/9) pukul 23:59 WIB. Banyak klub melakukan bongkar-pasang terhadap skuat mereka di tengah musim ini.

Tak hanya pemain lokal, banyak pemain asing juga pindah klub. Sebut saja Persib Bandung yang mengganti tiga pemain asing mereka. Begitu juga dengan Bhayangkara FC yang melepas dua pemain asing mereka.

Beberapa klub sudah mulai mengakhiri aktivitas mereka di jendela transfer, namun juga ada klub yang masih mencari pemain baru. Sejumlah klub memanfaatkan betul bursa transfer ini untuk memperbaiki kedalaman skuat dalam mengarungi paruh kedua musim. Ada tim yang jorjoran ada pula yang melakukan pergantian seperlunya.

Performa buruk yang terjadi sepanjang putaran pertama membuat tiga legiun asing Persib Bandung langsung didepak. Sebagai gantinya manajemen langsung mendaratkan tiga tenaga baru yang belum pernah bermain di Indonesia.

Di ibu kota, Persija mendatangkan tiga pemain asing baru untuk menambal kekuatan tim yang masih dianggap titik lemah Macan Kemayoran. Mereka juga membuang pemain yang kurang memberikan kontribusi.

Tira Persikabo, Arema FC, dan Persipura menjadi klub yang tidak banyak melakukan perombakan di dalam skuatnya. Mereka hanya melepas satu pemain dengan memasukan satu pemain baru lainnya. Kedalaman skuat untuk mengarungi paruh kedua masih dirasa cukup, sehingga mereka tak banyak aktivitas di bursa transfer.

Berikut rekap bursa transfer yang berhasil dirangkum hingga hari akhir pendaftaran, Senin (16/9/2019) 23:59 WIB.

1. Persib Bandung
Keluar: Saepuloh Maulana (Perseru Badak Lampung), Muchlis Hadi Ning (Blitar United), Wildan Ramdhani (Blitar United), Agung Mulyadi, Puja Abdillah (Blitar United), Rene Mihelic, Bojan Malisic (Perseru Badak Lampung), Artur Gevorkyan.
Masuk: Nick Kuipers (ADO Den Haag), Omid Nazari (Ceres Negros), Kevin van Kippersluis (SC Cambuur), Dhika Bayangkara (PSS Sleman), Alfeandra Dewangga (lokal, Timnas U-18), Ilham Qolba (Persib U-20), Mario Jardel (Persib U-20).

2. Persebaya Surabaya
Keluar: Amido Balde (PSM Makassar), Nelson Alom, Damian Lizio.
Masuk: David Aparecido da Silva (Pohang Steelers FC), Aryn Glen Williams (Neroca FC).

3. Madura United
Keluar: Zah Rahan, Fachruddin Aryanto (Persija Jakarta), Rafit Ikhwanudin (Persis Solo), Fajar Ramadhan Ginting (Persis Solo), Yohanes Saputra.
Masuk: Diego Assis (Al Ain), Ante Bakmaz (Al Nejmeh)

4. PSM Makassar
Keluar: Reva Adi Utama (Badak Lampung), Zulkifli Syukur Sriwijaya FC), Hendra Wijaya (PSIM Yogyakarta), Eero Markkanen, Saldi (PSIM Yogyakarta).
Masuk: Ezra Walian, Amido Balde (Persebaya Surabaya), Raphael Maitimo (PSIM Yogyakarta), Firza Andika (PSMS Medan).

5. Persija Jakarta
Keluar: Bruno Matos (Bhayangkara FC), Steven Paulle, Nughroho Fathur Rochman (PSIM Yogya), Yogi Rahadian (Perseru Badak Lampung), Yan Pieter Kornelis Nasadit (Kalteng Putra).
Masuk: Rahmad Hidayat (Bhayangkara FC), Alexandre Luiz Reame Xandao (Guarani FC), Joan Tomas Compasol (PAS Lamia), Silvio Escobar (PSIS Semarang), Fachrudin Wahyudi (Madura United).

6. Bali United
Keluar: Sutanto Tan (PSIM Yogyakarta).
Masuk: Aldino Herdianto (PSMS Medan), Muhammad Rian Firmansyah (Serawak FA).

7. Tira Persikabo
Keluar: Izmy Yaman Hatuwe (Persela Lamongan).
Masuk: Prisca Womsiwor (Barito Putera).

8. Arema FC
Keluar: Pavel Smolyachenko.

Masuk: Takafumi Akahoshi (Foolad FC).

9. PSS Sleman
Keluar: Dhika Bayangkara (Persib Bandung), Nerius Alom (Sriwijaya FC), Irsan Lestaluhu (Persiba Balikpapan), Junius Bate (Bali United), Rudi Widodo, Arie Sandi.
Masuk: Hamdan Zamzani (Sriwijaya FC), Samuel Christianson, Alex Sander (Sriwijaya FC), Saddam Emiruddin (PSS U-18).

10. Borneo FC
Keluar: Alfonsius Kelvan (PSMS Medan), Finky Pasamba (PSIS Semarang), Asri Akbar.
Masuk: Juan Alsina (Gilermo Brown), Rahmanuddin (Persiraja), Edy Gunawan (Sriwijaya FC).

11. Persipura Jayapura
Keluar: Godstime Ouseloka Egwuatu.
Masuk: Ahmad Yani Yabkenyanan (Persiker Keerom).

12. Kalteng Putra
Keluar: Yoo Hyun Koo (Semen Padang), Bobby Satria (Sriwijaya FC), Riky Pambudi (Persiba), Da Conceicao Hedivo Gustavo (Bhayangkara FC).
Masuk: Takuya Matsunaga (Ki Klaksvik), Reky Rahayu (Blitar Bandung United), Eydison Teofilo Soares (Al Orobah).

13. PSIS Semarang
Keluar: Silvio Escobar (Persija Jakarta), Kevin Wopi (Badak Lampung), Arthur Bonai (Badak Lampung), Shohei Matsunaga, Patrick Silva Mota, Aldaier Makatindu (PSIM Yogyakarta), Septianus Alua (Persiba Balikpapan).
Masuk: Finky Pasamba (Borneo FC), Claudir Marini Junior (Colorado AC Brasil), Bruno Silva (Al Ain), Jonathan Eduardo Cantillana (Hilal Al Quds Palestina), Frendi Saputra, Muhammad Tegar Pribadi (Persitema Temanggung).

14. Persela Lamongan
Keluar: Manouwa Amevor, Yahanis Nabar (Sriwijaya FC).
Masuk: Demerson Bruno Costa, Feri Sistianto (PSAD), Izmy Yaman Hatuwe (Tira Persikabo).

15. Barito Putera
Keluar: Yoo Jae-hoon, Lucas Rodriguez da Silva, Arthur Vieiera, Prisca Womsiwor (Tira Persikabo), Ahmad Mahrus Bachtiar (PSIM Yogyakarta), Muhamad Rafi Syarahil.
Masuk: Cassio de Jesus (Kelantan FA), Kosuke Uchida (Yangon United), Fransisco Torres (Perseru Badak Lampung), Syaiful (Persita Tangerang), Fathur Rachman (Borneo FC).

16. Perseru Badak Lampung
Keluar: Francisco Wagsley Torres (Barito Putera), Kunihiro Yamashita, Moch Al Amin Syukur Fisabililah (PSIM Yogyakarta), Janneth Silvester Kamare (Martapura FC), Aji Bayu Putra (PSIM Jogja), Rizky Abdiansyah, Rio Pratama Valentino, Abdul Rahman Lestaluhu, Jepri Kurniawan (menunggu pengesahan PSS Sleman).
Masuk: Saepulloh Maulana (Persib Bandung), Reva Adi (PSM Makassar), Kevin Wopi (PSIS Semarang), Arthur Bonai (PSIS Semarang), Paul Anthony Golec (Wellington Phoenix), Bojan Malisic (Persib Bandung), MR Hidayatullah (Persiwa Wamena), Arthur Bonai (PSIS Semarang).

17. Semen Padang
Keluar: Jose Sardon, Jose Mario Barcia, Afriansyah (Aceh United), Rizky Novriansyah (Aceh United), Firman Septian (PSPS Pekanbaru), Novrianto (Aceh Babel United), Syaiful Indra (PSIM Yogyakarta), Wahyu Ramadhan, Shukurali Pulatov.
Masuk: Yoo Hyun-Koo (Kalteng Putera), Markus Kabiay (Persewar), Flavio Beck Junior (Bhayangkara FC).

18. Bhayangkara FC
Keluar: Flavio Beck Junior (Semen Padang FC), Ramiro Fergonzi, Rahmad Hidayat (Persija Jakarta), Vendry Ronald Mofu (Menunggu pengesahan ke Semen Padang).
Masuk: Bruno Matos (Persija Jakarta), Hedipo Gustavo (Kalteng Putra). (Red)


Artikel yang berjudul “Lengkap, Rekap Bursa Transfer Pemain Paruh Musim Liga 1 Indonesia” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita