Arteria Dahlan: NKRI Harga Mati, Tidak Ada Alasan Untuk Referendum

Gema Fakta. Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan harga mati. Wajib hukumnya untuk mempertahankan persatuan dan kesatuhan NKRI.

Demikian disampaikan Anggota Komisi III DPR Fraksi PDIP Arteria Dahlan, melalui keterangan tertulis yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (31/5). Hal itu dikemukakan dalam rangka menanggapi seruan referendum dari mantan Panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Muzakir Manaf alias Mualem.

“Termasuk dan khususnya untuk Aceh. Saya tidak mau melawan lupa, Perjanjian Helsinki kan sudah implemented, bahkan pemerintahan Aceh dilaksanakan oleh Partai Lokal Aceh sebagai ‘the ruling party’ yang terus berlanjut sejak MoU Helsinski sampai dengan saat ini,” imbuhnya.

Arteria menilai, tidak ada alasan untuk melakukan referendum. Terlebih menurutnya, pemerintahan yang berlangsung telah bisa dinikmati oleh rakyat Aceh.

“Bahkan Mualem kan pernah juga menjabat sebagai (Wakil) Gubernur selaku pemegang pemerintahan tertinggi Provinsi Nangroe Aceh Darussalam. Beliau kan sudah diberikan kesempatan untuk melayani rakyat Aceh dan rakyat Aceh telah memberikan penilaian tersendiri,” tegasnya.

“Sekalipun ada ruang untuk itu, harus dengan dasar dan alasan yang jelas, saya ajak semua pihak untuk melawan lupa, spirit MoU Helsinki kan untuk memwujudkan pemerintahan Aceh yang demokratis dan adil dalam bingkai NKRI, lalu apanya yang salah dari pemerintah pusat?,” tutur dia.


Artikel yang berjudul “Arteria Dahlan: NKRI Harga Mati, Tidak Ada Alasan Untuk Referendum” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

Final Liga Champions Dipimpin Wasit Tidak Bersahabat dengan Liverpool

SPANYOL – Federasi Sepakbola Eropa (UEFA) telah menunjuk wasit asal Slovenia, Damir Skomina untuk memimpin jalannya laga antara Tottenham Hotspur dan Liverpool pada partai final Liga Champions, Minggu (2/6) dinihari WIB. Skomina sendiri disebut-sebut menjadi wasit yang kurang ‘bersahabat’ bagi Si Merah, julukan Liverpool.

Seperti dilansir The Sun, Skomina telah memimpin lima kali laga Liverpool dengan berujung 4 kali kekalahan dan hanya sekali kemenangan.

Liverpool mampu melepas ‘kutukan’ itu, dengan memenangi satu-satunya pertandingan yang dipimpin Skomina, saat mengalahkan Napoli 1-0 pada penyisihan Grup C Liga Champions pada 11 Desember 2018 lalu. Namun tetap saja hal ini diyakini mencemaskan fans setia Liverpool. Mereka khawatir kegagalan musim lalu, terulang kembali.

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp sadar benar harapan Kopites, sebutan pendukung setia Liverpool yang haus gelar. Dia mengklaim anak asuhnya sangat lapar untuk bisa mengangkat trofi Liga Champions dan tidak ingin terpancing dengan apa pun keputusan Skomina di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid pada laga nanti. “Saya tidak ingin mengomentari soal wasit sebelum pertandingan. Yang pasti kami akan melakukan yang terbaik untuk trofi Liga Champions,” tegas Klopp.

Skomina pertama kali memimpin laga Liverpool pada tahun 2009 saat mereka takluk dari Fiorentina di Anfield. Enam tahun kemudian, Si Merah kembali mengalami kekalahan saat laga dipimpin Skomina melawan Besiktas dan Villarreal. Dan dia juga menjadi pengadil kala kekalahan Liverpool 4-2 melawan AS Roma musim lalu. Selain kurang bersahabat bagi Liverpool, Skomina juga pernah melahirkan keputusan kontroversi di Liga Champions musim ini.

Hal itu terjadi pada leg kedua fase 16 besar antara Paris Saint-Germain (PSG) melawan Manchester United (MU). Saat itu, Skomina menunjuk titik putih pada menit akhir buat MU yang dieksekusi mulus oleh Marcus Rashford dan membawa mereka melaju ke perempatfinal dengan dramatis setelah membukukan agregat gol 3-3 dan unggul dalam agresivitas gol tandang. Gara-gara keputusan itu pula, bintang PSG, Neymar, kena sanksi UEFA.

Bomber asal Brasil itu pun tidak boleh main dalam tiga laga Liga Champions musim depan lantaran memaki Skomina, melalui akun media personalnya. Sementara Tottenham punya catatan dua kali imbang dan sekali kalah pada laga yang dipimpin Skomina. Pada partai final nanti, Skomina akan ditemani Juer Praprotnik dan Robert Vukan sebagai asisten, serta Antonio Mateu Lahoz sebagai ofisial keempat. (junius/b)


Artikel yang berjudul “Final Liga Champions Dipimpin Wasit Tidak Bersahabat dengan Liverpool” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun Ajaran 2019/2020

Bandung (ANTARA) – Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2019/2020 merupakan kewenangan sekolah, namun agar masing-masing sekolah tidak bekerja dan investasi sendiri-sendiri maka perlu dikoordinasikan oleh pemerintah daerah. Gubernur Jawa Barat telah menunjuk Sekretaris Daerah Iwa Karniwa sebagai ketua untuk mengoordinasikan fasilitasi penyelenggaraan PPDB di Jawa Barat, karena PPDB memiliki kompleksitas yang sangat detil dan melibatkan berbagai bidang tidak hanya dinas pendidikan.

Dalam arahannya Gubernur menyampaikan bahwa PPDB di Jawa Barat harus memenuhi prinsip keadilan bagi masyarakat, terhindar dari praktik-praktik kecurangan dari pihak-pihak yang mencari keuntungan.

PPDB 2019 diselaksanakan dengan merujuk pada Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru Pada TK, SD, SMP, SMA,SMK; Surat Edaran Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dengan Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2019 dan Nomor 420/2973/Sj tentang Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru, maka PPDB di Jawa Barat ditetapkan melalui Peraturan Gubernur Nomor 16 tahun 2019 tentang pedoman penerimaan peserta didik baru SMA, SMK, dan SLB di Jawa Barat. 

Selain itu PPDB di Jawa Barat diselenggarakan guna memenuhi hak-hak dasar warga negara untuk memperoleh pendidikan yang bermutu
dan berkeadilan dengan menerapkan asas objektif, akuntabel, transparan , dan tanpa diskriminasi sehingga mendorong peningkatan akses layanan pendidikan sesuai dengan kondisi Jawa Barat.

PPDB berbasis zonasi

PPDB SMA kali ini berbasis zonasi terdiri dari 13 wilayah, masing-masing wilayah dibagi menjadi beberapa zona yang berbeda. Penentuan zonasi berasal dari usulan kabupaten/kota melalui kesepakatan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) yang ditetapkan melalui Peraturan Gubernur. 

Diharapkan calon peserta didik dapat mengenali berada di zona sesuai dengan domisili tempat tinggalnya. 

Calon peserta didik diberikan kesempatan untuk memilih salah satu dari 3 jalur yang disediakan yaitu: 
1) Jalur Zonasi dengan kuota 90%, memprioritaskan jarak terdekat dari domisili ke sekolah dengan seleksi berbasis jarak (75%) didalamnya sudah termasuk keluarga ekonomi tidak mampu (KETM) (20%), dan kombinasi jarak dan prestasi akademik (15%); 
2) Jalur Prestasi dengan kuota 5%, dapat melalui prestasi UN atau non UN. 
3) Jalur Perpindahan orangtua dengan kuota 5%, didasarkan pada perpindahan tugas/mengikuti tempat bekerja orangtua calon peserta didik.

Sedangkan untuk PPDB SMK pada saat pendaftaran disertai tes minat dan bakat serta tes kesehatan untuk bidang/program/kompetensi keakhlian tertentu serta tidak menggunakan sistem zonasi.

Berikut tanggal penting pelaksanaan PPDB:
– penetapan zonasi pada tanggal 24 April 2019,
– Sosialisasi PPDB mulai 1 Mei 2019 sampai dengan 16 Juni 2019,
– Pendaftaran pada tanggal 17 – 22 Juni 2019,
– Verifikasi / Uji Kompetensi pada tanggal 24 – 26 Juni 2019,
– Pengumuman Hasil seleksi tanggal 29 Juni 2019, Daftar Ulang 1 – 2 Juli 2019,
– Awal tahun pelajaran 2019/2020 pada tanggal 15 Juli 2019
– Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada tanggal 16 – 18 Juli 2019.

PPDB dilakukan secara daring melalui aplikasi PPDB berbasis web pada laman http://ppdb.disdik.jabarprov.go.id (masih sedang proses konstruksi) yang memuat terkait informasi zonasi, alur pendaftaran, dan pengumuman serta pengaduan. 

Calon peserta didik yang akan mendaftar dapat melalui sekolah yang dituju dan mengikuti mekanisme dan persyaratan pendaftaran yang telah ditetapkan. Sedangkan untuk pengumuman hasil seleksi melalui daring tersebut akan diserahkan kepada sekolah untuk ditetapkan oleh Kepala Sekolah masing-masing.

Untuk informasi lebih lanjut terkait PPDB, masyarakat dapat mengakses laman resmi Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat pada http://disdik.jabarprov.go.id atau melalui media sosial atau datang langsung ke posko PPDB Jabar di Jalan Dr. Rajiman Nomor 6 Bandung.
 


Artikel yang berjudul “Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun Ajaran 2019/2020” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

Titipkan Motor Curian di Bengkel, Pelaku Curanmor Dibekuk Polisi

Adi HaryantoJum’at, 31 Mei 2019 – 23:03 WIBTitipkan Motor Curian di Bengkel, Pelaku Curanmor Dibekuk PolisiKapolsek Lembang AKP Sutarman menunjukkan pelaku AM dan barang bukti saat ekspos kasus di Mapolsek Lembang, Jumat (31/5/2019) sore. Foto/SINDOnews/Adi Haryanto

BANDUNG BARAT – Usaha pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) menitipkan motor curiannya di bengkel guna mengelabui petugas tidak berjalan sesuai skenario.

Pasalnya jajaran Satuan Reskrim Polsek Lembang tidak terkecoh dan berhasil mengendus perbuatan pelaku sehingga akhirnya diringkus dengan sejumlah barang bukti motor hasil curiannya.

“Ada beberapa motor yang pelaku titipkan di bengkel dengan maksud untuk mengaburkan barang bukti. Tapi petugas kami mengetahui modus yang dilakukan pelaku sehingga berhasil membekuknya dan mengamankan motor-motor yang dititipkan di bengkel,” kata Kapolsek Lembang AKP Sutarman saat gelar perkara di Mapolsek Lembang, Jumat (31/5/2019) sore.

Sutarman mengungkapkan, pelaku berinisial AM (26) warga Cikole, Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Dari tangan pelaku petugas berhasil mengamankan total sebanyak lima unit sepeda motor.

Yakni satu motor merek Suzuki Smash, tiga Honda Beat, dan satu Yamaha NMX, yang beberapa di antaranya dititipkan di sebuah bengkel. Termasuk juga pisau berbentuk senjata pistol, gunting tanaman, obeng, dan pelat nomor palsu.

Pelaku ditangkap di rumah kontrakannya di belakang Asrama Brimob, Cikole, Lembang, KBB, tanpa perlawanan pada Sabtu (25/5/2019). Setelah sebelumnya ada warga atas nama Oga yang melapor ke Polsek Lembang telah kehilangan satu unit sepeda motor Suzuki Smash. Petugas yang datang ke lokasi kejadian lalu melakukan olah TKP dan meminta keterangan dari sejumlah saksi.

Informasi yang diperoleh dari dua orang saksi semua mengerucut dan mencurigi AM. Setelah dilakukan penyelidikan dan didapati bukti-bukti yang kuat akhirnya pelaku ditangkap.

Dari hasil pemeriksaan dan pengembangan kasus, diketahui jika pelaku tidak hanya menyimpan motor Smash curian dari korban Oga. Tapi juga menyembunyikan empat motor curian lainnya di sebuah bengkel.

“Jadi maksud pelaku menyimpan motornya di bengkel untuk menghilangkan jejak. Sejauh ini ada lima motor yang kami amankan dan pelaku mengaku jika belum sempat menjual motor-motor curiannya tersebut,” tuturnya.

Disinggung mengenai modus yang dilakukan AM, dia menyebutkan pelaku melakukan pencurian yakni dengan mencari rumah-rumah kosong yang ditinggalkan penghuninya.

Tidak hanya itu pelaku juga mengincar motor-motor yang kuncinya masih menggantung, sehingga dia tidak perlu bersusah payah merusak kunci motor yang akan diambilnya.

“Pada beberapa kesempatan pelaku juga mencuri motor di tempat keramaian seperti warung atau toko. Jika ada motor yang kuncinya masih menggantung pelaku langsung beraksi. Dia melakukan aksinya seorang diri (tunggal) dan terancam hukuman penjara di atas lima tahun,” tandas Kapolsek.

(awd)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)


Artikel yang berjudul “Titipkan Motor Curian di Bengkel, Pelaku Curanmor Dibekuk Polisi” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

Polres Pelabuhan Belawan Gelar Nuzul Quran dan Buka Puasa Bersama Anak Yatim dan Stochokder

Belawan – Acara buka puasa bersama dan Nuzul Qur’an sekaligus berbuka puasa bersama di gelar Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP.Ikhwan Lubis.SH.MH di Aula Wira Setya turut dihadiri wakil Wali Kota Medan Ir.Akhyar Nasution serta para unsur stokholder terkait.Jumat sore (31/05/2019).

Kegiatan jelang waktu berbuka puasa tersebut juga turut diserahkan secara simbolis pemberian paket atau bingkisan lebaran.

Acara Nuzul Quran dan menyantuni anak yatim juga dihadiri para tokoh masyarakat, tokoh agama, 400 lebih anak yatim serta tokoh masyarakat nelayan.

Para stokholder yang hadir pada malam hari ini yaitu selain dihadiri Wakil Walikota Medan juga dihadiri Danyon Marinir, Danpomal, para Danramil, para Kapolsek dan jajarannya, para tokoh agama, tokoh masyarakat , Ketua MUI Kecamatan wilayah Polres Pelabuhan Belawan, dan para Caleg yang terpilih dalam pemilu kemarin maupun para masyarakat nelayan.

Menurut Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP.Ikhwan Lubis SH.MH mengatakan, Kegiatan ini merupakan agenda rutin setiap tahun dalam rangka berbuka bersama guna menjalin serta mempererat silaturahmi bersama tokoh-tokoh masyarakat dan agama, dan stokhorder terkait di wilayah Polres Pelabuhan Belawan.

“Yang mana kami selaku Polres Pelabuhan Belawan mengucapkan Terimakasih atas terlaksananya acara pemilu kemarin yang berlangsung aman, lancar dan kondusif,”Ungkap Kapolres Belawan.

AKBP.Ikhwan Lubis berharap kedepan nya pasca pemilu peran serta masyarakat untuk menjaga situasi keamanan yang lebih kondusif lagi.

Ditanya soal pengamanan lebaran Idulfitri 2019 mendatang, Kapolres Belawan menegaskan, dalam rangka Pam lebaran pihak Polres Pelabuhan Belawan telah menyiapkan 3 Pos Pam dan 1 Posyan.
Lokasi pos Pam antara lain ada di simpang tol buaya jalan Kampung Salam, jalan Padar 1 Marelan dan di simpang KFC Helvetia. Sedangkan Posyan ada di depan terminal Pelabuhan Bandar Deli Belawan.

Di dalam pos Pam dan Pos yam melibatkan TNI -Polri serta instansi terkait.

Bagi Para pemudik di himbau untuk senantiasa tertib berlalulintas guna menjaga keselamatan di jalan.

Pihak Polres Pelabuhan Belawan juga nantinya turut melakukan patroli Kamtibmas dan memberikan himbauan melalui Babinkantibmas di Kelurahan dan Kepling mengingatkan masyarakat guna menjaga keamanan lingkungan maupun keamanan rumah yang ditinggal mudik.

Disinggung pengamanan pada lebaran nanti, Kapolres Pelabuhan Belawan mengaku akan mengerahkan 2/3 kekuatan atau sekitar 400 personil Polri ditambah lagi unaur TNI guna bersiagakan dalam mengamankan malam lebaran maupun kegiatan takbiran lebaran.Tutup Kapolres Pelabuhan Belawan. (Gus/Blw).


Artikel yang berjudul “Polres Pelabuhan Belawan Gelar Nuzul Quran dan Buka Puasa Bersama Anak Yatim dan Stochokder” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

Di Singapura, KH Ma’ruf Amin Mendoakan Ibu Ani Yudhonono

JAKARTA – KH Ma’ruf Amin datang ke Singapura dan mendoakan untuk kesembuhan Ibu Ani Yudhoyono yang dikabarkan menurun kondisinya setelah sekian lama dirawat di National University Hospital (NUH.  Keluarga lengkap Ani pun setia mendampingi.

Soal  kunjungan KH Ma’ruf Amin itu diunggah  di instagram cawapres pasangan  Jokowi itu, pada Jumat (31/5/2019). Dalam foto yang dibagikan, Ma’ruf bertemu langsung dengan SBY dan keluarga.. Sebelumnya, sejumlah tokoh datang langsung ke Singapura untuk menjenguk Ani, termasuk Menko Kemaritiman Luhut B Panjaitan.

“Bismillahirraahmanirrahiim. Hari ini saya bertolak ke Singapura untuk menjenguk Ibu Ani Yudhoyono yang sedang dirawat di rumah sakit National University Hospital (NUH). Ibu Ani adalah sosok yang kuat meskipun kini beliau tengah berjuang melawan penyakit kanker darah,” cuitan KH Ma’ruf di akun instagramnya.

Ani Yudhoyono saat ini masih dirawat intensif di Intensive Care Unit (ICU) National University Hospital (NUH) Singapura karena kanker darah. Ani Yudhoyono dikabarkan sudah 3 hari dirawat di ICU.

Selanjutnya, KH Ma’ruf berharap kesehatan Ibu Ani dapat pulih. Ia juga mendoakan, agar Ibu Ani mendapat kesembuhan dari Allah SWT.

“Semoga perawatan intensif yang dilakukan dapat memulihkan kesehatan ibu Ani. Kita semua sangat sedih mendengar kabar kondisi kesehatan Ibu Ani yang kembali menurun, padahal kemarin sempat membaik. Kita doakan agar ibu Ani segera mendapatkan kesembuhan dan kekuatan dari Allah SWT agar bisa beraktivitas seperti sediakala. Aamiin yarabbal’alamin,” lanjut KH Ma;ruf.

Malam ini, elite Demokrat meminta semua pihak untuk ikut mendoakan Ibu Ani. Elite-elite PD berharap mukjizat untuk kesembuhan Bu Ani.

“Dalam kondisi Ibu Ani berada di ICU saat ini, Pak SBY dan keluarga memohon keikhlasan kita semua untuk berdoa secara khusyu’ berdasarkan agama dan keyakinan masing-masing bagi kesembuhan Ibu Ani Yudhoyono,” kata Wasekjen PD Rachland Nashidik dalam pernyataan tertulis kepada wartawan.

“Ya, Allah, berikanlah mukjizat-Mu untuk kesembuhan dan kesehatan Ibu Ani. Engkaulah Yang Maha Penyembuh lagi Maha Penolong,” tambahnya. (*/win)


Artikel yang berjudul “Di Singapura, KH Ma’ruf Amin Mendoakan Ibu Ani Yudhonono” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

Kalah Lagi, Ada Apa dengan Persija?

JAKARTA– Persija Jakarta kembali kalah dalam laga lanjutan Liga 1 Indonesia. Kali ini Macan Kemayoran ditekuk 1-0 oleh Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Denpasar, Bali, Jumat (31/5/2019) malam WIB.

Gol tunggal tuan rumah diciptakan oleh Paulo Sergio pada menit ke-82. Kemenangan ini membuat Bali United naik ke peringkat kedua klasemen sementara. Dari tiga kali bertanding mengemas sembilan angka. Bali United hanya kalah selisih gol dari Madura United.

Sementara bagi Persija sebagai juara bertahan ini adalah kekalahan kedua dari tiga laga yang sudah dilakoni dan baru mengemas satu poin sehingga terpuruk di peringkat 16.

Laga kedua tim berlangsung menarik bahkan keras. Wasit harus bekerja ekstra memimpin pertandingan.

Menit ke-10 Persija nyaris unggul lewat tendangan Matos yang melintir dam keras ke sudut kanan bawah. Bola sempat tidak bisa ditangkap Wawan. Sayang Simic masih gagal dengan baik menyambutnya bola rebound.

Tuan rumah Bali United yang didukung penuh penontonnya terus berusaha mencari peluang untuk mencetak gol ke gawang Persija. Termasuk tendangan bebas Liliplay pada menit ke-26 yang belum menemui sasaran. Hingga babak pertama usai kedudukan tetap 0-0.

Memasuki babak kedua, laga terus berlangsung menarik. Jual beli serangan diperagakan kedua tim meski diwarnai dengan tekel tekel keras.

Bali United memiliki peluang pada menit ke-54 ketika Spasojević melepaskan tembakan kerasnya sayang masih melebar di sisi kanan gawang.
Menit ke-81, Spasoo kembali membuang peluang ketika menerima umpan terobosan, sayang tembakan kerasnya masih melambung tinggi di atas mistar gawang Persija.

Namun semenit kemudian akhirnya Bali United unggul lewat gol cantik Paulo Sergio. Awalnya Nouri memberikan umpan dan bek Persija salah melakukan antisipasi. Paulo Sergio langsung menchip bola dan membuat skor 1-0. Stadion Kapten I Wayan Dipta bergemuruh.
Menit ke-85 harusnya Persija mampu menyamakan kedudukan ketika Novri tinggal berhadapan dengan kiper, namun tembakan kerasnya bisa diblok kiper Wawan Hendrawan.

Semenit kemudian giliran Matos yang mendapatkan peluang bagus dan melepaskan tembakan kaki kiri. Lagi-lagi bola melambung tinggi.

Tiga menit perpanjangan waktu yang diberika wasit tidak bisa dimanfaatkan kedua tim mencetak gol sehingga kedudukan akhir tetap 1-0. (b)


Artikel yang berjudul “Kalah Lagi, Ada Apa dengan Persija?” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

Dishub KBB Antisipasi Lonjakan Pemudik pada Sabtu dan Minggu

Adi HaryantoJum’at, 31 Mei 2019 – 22:38 WIBDishub KBB Antisipasi Lonjakan Pemudik pada Sabtu dan MingguKadishub KBB Ade Komarudin saat memantau arus mudik di Pos Dishub KBB di Tagog Padalarang, Jumat (31/5/2019). Foto/SINDOnews/Adi Haryanto

BANDUNG BARAT – Puncak arus mudik lebaran tahun ini diprediksi akan terjadi pada Sabtu-Minggu 1 dan 2 Juni 2019, bersamaan dengan saat kantor instansi pemerintah sudah masuk masa libur.

Untuk mengantisipasi lonjakan arus pemudik, Dinas Perhubungan (Diahub) Kabupaten Bandung Barat (KBB) telah menyiapkan petugas maupun sarana dan prasarana penunjang lain agar memudahkan pemudik saat melintas di wilayah KBB.

“Untuk kendaraan pemudik dari arah barat (Cianjur) ke timur (Bandung) pada H-6 tercatat ada kenaikan 3.000 kendaraan. Namun secara keseluruhan ada penurunan sekitar 5%, jika dibandingkan periodisasi yang sama tahun lalu,” kata Kepala Dinas Perhubungan KBB, Ade Komarudin saat memantau arus mudik di Pos Dishub KBB di Tagog Padalarang, Jumat (31/5/2019).

Menurutnya pemudik yang sudah berangkat kemungkinan adalah pekerja-pekerja dari sektor swasta yang sudah libur. Sementara untuk pegawai pemerintah masih belum libur, karena besok Sabtu (1/6/2019) juga tetap masuk untuk mengikuti upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila.

Maka dari itu lonjakan kendaraan pemudik diperkirakan bajal lebih meningkat lagi pada satu dan dua hari ke depan.

Ade mengatakan, pada arus mudik Lebaran 1440 H ini pihaknya menerjunkan sebanyak 100 personel dari mulai wasdal, staf, hingga petugas pencatat kendaraan, yang disebar di Pos Padalarang dan Lembang.

Mereka bertugas sejak H-7 sampai H+7 dengan dibagi di dua pos. Tetapi ketika di Padalarang ada peningkatan volume kendaraan petugas di Pos Lembang bisa diperbantukan sementara.

Mereka bertugas yang dibagi dalam dua shift. Sedangkan di kantor Dishub KBB disiagakan 10 personel yang on call. Menurutnya selama arus mudik lebaran tidak ada personel Dishub yang libur, semua diterjunkan ke lapangan untuk memberikan pelayanan.

Selain mengerahkan 100 personel, Dishub KBB juga menyiapkan 37 water barrier dan 205 traffic cone yang sudah disebar di sejumlah titik rawan kamacetan dan kecelakaan.

Lebih lanjut, Ade menyebutkan jika Dishub KBB telah dan akan melakukan ramp check sesuai dengan intruksi dari pihak Kementerian Perhubungan dari H-7 sampai H+7.

Pada masa mudik dan libur lebaran ramp check dilakukan di dua lokasi yakni di Padalarang dan di Floating Market Lembang.

Hal ini untuk memastikan kendaraan yang dipakai layak jalan dan tidak ada kendala teknis, sehingga bisa meminimalisasi terjadinya kecelakaan.

“Ramp check ini adalah intruksi pusat yang harus dilaksanakan seperti di terminal, objek wisata, dan PO Bus. Kami pun mengimbau kepada pemudik agar tidak melanggar rambu-rambu atau sopir untuk tidak ugal-ugalan di jalan, dan jika lelah beristirahat, supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkas dia.

(awd)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)


Artikel yang berjudul “Dishub KBB Antisipasi Lonjakan Pemudik pada Sabtu dan Minggu” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

Gubernur Jabar pastikan armada medis jalur mudik memadai

Bandung (ANTARA) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat memastikan armada medis di jalur mudik memadai, baik fasilitas maupun sumber daya manusia (SDM) di lapangan dan hal itu terealisasi karena atensi pemda tertuju pula pada kesiapan medis selama kegiatan mudik Lebaran 2019.

Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil atau Emil, Jumat, mengatakan berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, ada 315 posko kesehatan, 654 Puskesmas, 345 rumah sakit, 705 ambulans, 50 ambulans motor, 4.7559 perawat, 1.123 tenaga dokter, dan 2.554 tenaga pendukung, yang telah disiapkan untuk arus mudik serta balik tahun ini.

Dengan jumlah armada dan fasilitas yang tergolong mumpuni, Ridwan Kamil memastikan, kualitas penanganan kesehatan  kali ini mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya.

“Untuk memastikan masalah kesehatan itu bisa terkendali dengan baik,” katanya saat meninjau Pos Terpadu Cikopo, Kabupaten Purwakartaz bersama Menteri Perhubungan RI, Menteri Kesehatan RI, Panglima TNI, dan Kapolri siang tadi.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat Berli Hamdani Gelung Sakti mengimbau pemudik untuk mengonsumsi makanan bergizi dan istirahat cukup selama perjalanan. Idealnya, empat jam sekali beristirahat.

“Beristirahat setelah empat jam mengemudi. Kemudian mengonsumsi makanan yang bergizi pada waktu sahur dan buka puasa. Kemudian, membekali dengan obat-obatan pribadi. Perbekalan obat-obatan pribadi. Kalau ada gangguan kesehatan, silakan hubungi pos kesehatan terdekat,” katanya.

Menurut Berli, lokasi posko kesehatan di sepanjang jalur mudik telah diperhitungkan dengan cermat.

“Tempat-tempat yang ramai, tempat-tempat yang berpotensi terjadi penumpukan, itu pasti ada pos kesehatan. Sudah diperhitungkan,” ucapnya.

Selain itu, armada medis Pemprov Jawa Barat bakal berdiri sampai tanggal 13 Juni atau tiga hari setelah libur lebaran usai. Keputusan tersebut diambil untuk memastikan arus balik berjalan lancar dan keselamatan maupun kesehatan pemudik terjamin.

“Ada kemungkinan arus balik itu enggak serentak. Jadi, tim kesehatan tetap stand by untuk memastikan pemudik itu balik dengan tenang. Tapi, itu yang terutama di jalur tol,” kata Berli.

Baca juga: 400 tenaga medis Purwakarta disebar di posko kesehatan jalur mudik

Baca juga: Ratusan tenaga medis Karawang diturunkan selama mudik Lebaran

 


Artikel yang berjudul “Gubernur Jabar pastikan armada medis jalur mudik memadai” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

Mudik lebaran 2019 : Tiket pesawat mahal, pemudik rela berkendara berjam-jam atau naik kapal laut

mudikHak atas foto
Antara

Sejumlah pemudik mengeluhkan tingginya harga tiket pesawat pada masa mudik lebaran 2019 dan memutuskan untuk menggunakan jalur darat dan laut, meski harus menghabiskan waktu yang lebih lama.

Salah seorang pemudik, Adriana Megawati, seorang warga Bekasi, Jawa Barat, mengatakan dia mengurungkan niatnya untuk mudik menggunakan pesawat ke Solo, Jawa Tengah, seperti yang dilakukannya tahun lalu.

Pasalnya, kata Adriana, harga tiket pesawat dari Jakarta ke Solo mencapai Rp 2 juta sekali jalan, meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun lalu.

Jika dia dan suaminya mudik menggunakan pesawat, kata Adriana, dia harus merogoh kocek sebesar Rp 8 juta.

Adriana mengatakan, dia memutuskan untuk berkendara dengan mobil pribadi pada tanggal 4 Juni demi merayakan Idul Fitri di kampung halaman.

“Biaya naik mobil itu lebih murah dibandingkan naik pesawat. Bensin paling sekitar Rp 500.000-an sekali jalan, bayar tol sekitar Rp 500.000,” ujar Adriana.

Dengan melewati Tol Trans Jawa, Adriana mengatakan dia berharap dapat tiba di Solo dalam waktu delapan jam.

Pemudik lain beralih ke angkutan laut.

Hak atas foto
Antara

Image caption

Sejumlah pemudik beralih ke jalur darat dan laut karena harga tiket pesawat yang mahal.

Rahmatan Idul, yang bekerja Gorontalo, terpaksa mudik menggunakan kapal laut menuju Raha, Sulawesi Tenggara.

Dia menyebut itu adalah kali pertama dia mudik menggunakan kapal laut, karena biasanya dia langsung terbang dari Gorontalo ke Kendari.

Harga tiket pesawat yang mencapai lebih dari Rp 2 juta sekali jalan, kata Rahmatan, sangat memberatkan mengingat tahun lalu harganya hanya berkisar Rp 800.000.

Maka itu, ia memutuskan untuk naik kapal yang harganya jauh lebih murah yakni sekitar Rp 300.000.

Hak atas foto
Antara

Image caption

Pemudik yang menggunakan kapal laut diestimasi meningkat dibanding tahun lalu karena harga tiket pesawat yang mahal.

Rahmatan yang pergi tanggal 27 Mei, harus menghabiskan waktu sekitar dua hari di kapal, jauh lebih lama dibandingkan perjalanan dengan pesawat yang hanya memakan waktu sekitar dua jam.

Dari segi kenyamanan, kata Rahmatan, kapal laut pun jauh di bawah pesawat.

“Perjalananan itu ombaknya lumayan kencang jadi agak goyang. Jadi rasanya nggak nyaman,” katanya.

Busyra Oryza, Manager Komunikasi platform penjualan tiket daring, Pegipegi, mengakui ada peningkatan harga tiket pesawat dibandingkan dengan tahun lalu.

“(Kenaikan) rata-rata berkisar dari satu setengah hingga dua kali lipat untuk periode mudik,” jata Busyra.

Hak atas foto
Antara

Image caption

Calon penumpang beristirahat di Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara saat menunggu jadwal keberangkatan kapal di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (30/5).

Contohnya, kata Busyra, harga tiket pesawat Jakarta – Surabaya saat ini adalah sekitar Rp 1.150.000. Tahun lalu, harganya hanya sekitar Rp 700.000.

Kenaikan harga yang mencolok, tambahnya, juga terlihat di rute penerbangan lain seperti Jakarta-Makassar dan Jakarta-Medan, yang lebih mahal sekitar Rp 800.000 hingga Rp 900.000, dibanding periode yang sama tahun lalu.

Untuk menyikapi hal itu, Busyra mengatakan, perusahaannya mengadakan beragam promo untuk menarik konsumen.

Heboh harga tiket pesawat 21 juta

Sebelumnya, polemik terkait harga tiket pesawat memanas akibat beredarnya informasi tiket pesawat Garuda rute Bandung-Medan yang menyentuh Rp 21 juta di platform penjualan tiket online, Traveloka.

Kementerian Perhubungan merespons dan mengatakan berdasarkan pemeriksaan yang mereka lakukan, hal itu terjadi karena sistem Traveloka.

Hak atas foto
Kompas.com

Image caption

Harga tiket pesawat yang mencapai Rp 21 juta meimbulkan polemik masyarakat.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Polana Pramesti menjelaskan karena Garuda tidak memiliki rute langsung Bandung ke Medan, sistem Traveloka mengatur titik transit untuk penerbangan itu.

Pengaturan itu mencampur penerbangan kelas ekonomi dan bisnis, yang harganya lebih mahal dan tidak diatur oleh regulasi Tarif Batas Atas (TBA) pemerintah.

“Saya mengeluarkan surat ke pihak maskapai agar berkoordinasi dengan travel agent-nya supaya memberikan informasi yang sejelas-jelasnya (kepada penumpang),” kata Polana.

Sufintri Rahayu, Public Relations Director Traveloka, mengimbau masyarakat untuk jeli meneliti pembelian sesuai dengan kebutuhan dan preferensi.

“Misalnya, jika ingin mencari kelas ekonomi, maka pada laman awal pencarian dapat memilih kelas ekonomi,” katanya.

‘Jangan sebut tiket mahal’

Polana mengatakan harga tiket pesawat yang ada saat ini tidak ada yang melanggar pengaturan TBA yang ditetapkan pemerintah.

Jika masyarakat melihat ada harga yang melebihi TBA, kata Polana, mereka dipersilahkan untuk melaporkan ke kementerian.

Sementara, Menteri Perhubungan Budi Karya menyebut harga tiket yang ada ditentukan berdasarkan mekanisme pasar yang ada.

“Pesawat itu jangan dikatakan mahal ya…Kementerian Perhubungan itu diamanati untuk mengatur batas atas dan batas bawah. Batas atas mengatur persaingan agar masyarakat tidak kena harga mahal. Batas bawah mengatur persaingan korporasi,” kata Budi.

Hak atas foto
Antara

Image caption

Menteri Perhubungan Budi Karya menyebut harga tiket yang ada ditentukan berdasarkan mekanisme pasar yang ada.

Ia menambahkan ia telah meminta maskapai untuk memberikan harga yang lebih kompetitif untuk penumpang.

Pengamat Penerbangan Indonesia Aviation Center, Arista Atmadjati, turut menampik harga tiket terlalu mahal.

Dia menyebut, sejak tahun 2001 hingga 2018, masyarakat memang menikmati tarif pesawat yang rendah, bahkan beberapa lebih murah dari kereta.

Akibatnya, beberapa maskapai seperti Adam air, Mandala Air, hingga Merpati mengalami kebangkrutan.

Barulah di tahun 2019 ini, kata Arista, maskapai-maskapai yang ada kompak menggunakan tarif batas atas.

Untuk masa mudik ini, yang termasuk ‘peak season’ kata Arista, harga yang lebih mahal memang wajar.

Namun, kata Arista kenaikan, harga pun tidak sewenang-wenang karena diatur oleh peraturan TBA.

“Sekarang masyarakat juga diiimbau menyadari, pilihannya begini, mau semua maskapai bangkrut atau mau berkorban, harga agak tinggi, tapi semua maskapai selamat bisnisnya dan kita bisa naik pesawat?” kata Arista.


Artikel yang berjudul “Mudik lebaran 2019 : Tiket pesawat mahal, pemudik rela berkendara berjam-jam atau naik kapal laut” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita