Tantang Tawuran Lewat Instagram, Pemuda Tewas Mengenaskan

JAKARTA – Seorang pemuda berusia 20 tahun tewas dikeroyok oleh 13 remaja yang menenteng senjata tajam Jalan Kebagusan Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Dua pelaku dibekuk Polisi.

Haryadi  ,tewas di lokasi kejadian secara mengenaskan. Tubuh warga Jalan Kebagusan, Pasar Minggu, Jaksel, penuh luka bacokan celurit di tangan, punggung, kaki, serta wajah dan matanya. Ia tewas seketika di lokasi kejadian pada, Minggu (28/4/2019) dinihari sekira pukul 04.00 WIB.

Saat kejadian, Haryadi sedang nongkrong bersama empat rekannya. Tiba-tiba datang 13 orang mengendarai sepeda motor menyerang korban dan teman-temannya dengan senjata tajam .Rekan korban pun kocar-kacir, apes bagi Haryadi menjadi bulan-bulanan para pelaku hingga tewas.

Keluarga korban lalu melaporkan ke Polres Jakarta Selatan. Polisi membekuk tersangka AR, 20, dan AS, 18, di rumahnya kawasan Warung Buncit, Pancoran, Jaksel. Sementara 11 pelaku lainnya masih buron dan dalam pengejaran petugas.

Kasubag Humas Polres Jaksel Kompol Suharyono mengatakan sebelum kejadian kelompok korban menantang kelompok pelaku lewat Live Instagram Sabtu (27/4/2019) malam sekira pukul 23.00.

Korban juga diketahui sudah menyiapkan celurit. “Pelaku AS melihat korban menggunakan celurit. Ia lalu memukul korban pakai teralis besi sehingga celurit korban jatuh. Saat korban mau ambil celurit, pelaku lainnya A membacok punggung, wajah dan tangan korban dengan celurit, sehingga korban HS tewas di tempat,” kata Kompol Suharyono.

Rekan-rekan HS kabur menyelamatkan diri sementara pelaku langsung meninggalkan lokasi kejadian setelah mengetahui HS terkapar .

Akibat perbuatannya kedua pelaku bakal dijerat Pasal 170 KUHP ayat 2 tentang pengeroyokan dengan ancaman hukuman maksimal 13 tahun penjara. (Adji/b)


Artikel yang berjudul “Tantang Tawuran Lewat Instagram, Pemuda Tewas Mengenaskan” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

Begini Kronologi OTT Bupati Talaud

Gema Fakta.Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sebanyak enam orang saat Operasi Tangkap Tangan (OTT) di dua tempat yakni Jakarta dan Manado.

Mereka adalah SWM (Sri Wahyumi Maria Manalip) Bupati Kabupaten Kepualaun Talaud periode 2014-2019, BNL (Benhur Lalenoh), Timses Bupati- Pengusaha, BHK (Bernard Hanafi Kalalo), ASO (Ariston Sasoeng) Ketua Pokja, Anak dari BHK, dan Sopir BNL.

Saat di Manado, KPK mengamankan Bupati Kabupaten Kepulauan Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip (SWM) dan Ariaton Sasoeng (ASO) selaku Ketua Pokja. Sementara, empat orang diamankan KPK di Jakarta yaitu BNL, BHK, Sopir BNL, dan Anak BNL yang berada di sebuah apartemen.

Mereka adalah SWM (Sri Wahyumi Maria Manalip) Bupati Kabupaten Kepualaun Talaud periode 2014-2019, BNL (Benhur Lalenoh), Timses Bupati- Pengusaha, BHK (Bernard Hanafi Kalalo), ASO (Ariston Sasoeng) Ketua Pokja, Anak dari BHK, dan Sopir BNL.

Saat di Manado, KPK mengamankan Bupati Kabupaten Kepulauan Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip (SWM) dan Ariaton Sasoeng (ASO) selaku Ketua Pokja. Sementara, empat orang diamankan KPK di Jakarta yaitu BNL, BHK, Sopir BNL, dan Anak BNL yang berada di sebuah apartemen.

“KPK mengamankan total 6 orang di dua kota berbeda yaitu di Jakarta dan Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara,” kata Barasia Panjaitan saat jumpa pers, Jakarta, Selasa (30/4).


Artikel yang berjudul “Begini Kronologi OTT Bupati Talaud” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

Bupati Cantik Ini Ternyata Terkait Suap Proyek Pasar

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Sri Wahyumi Maria Manalip sebagai tersangka. Ia diduga menerima suap atas dua proyek revitalisasi pasar di Kabupaten Kepulauan Talaud.

“Barang dan uang yang diberikan diduga terkait dengan dua proyek revitalisasi pasar di Kabupaten Kepulauan Talaud, yaitu Pasar Lirung dan Pasar Beo,” ucap Wakil Ketua KPK, Basaria Pandjaitan di gedung KPK, Selasa (30/4/2019).

Basaria melanjutkan, nilai proyek revitalisasi dua pasar itu yaitu Rp 2,5 miliar untuk Pasar Lirung dan Rp 6 miliar untuk Pasar Beo.

Kasus ini bermula saat KPK mendapat informasi terkait permintaan fee sebesar 10% dari Sri melalui Benhur Lalenoh yang merupakan timses bupati sekaligus pengusaha kepada kontraktor yang ingin mendapatkan proyek di Talaud.

Kemudian, Benhur menawarkan proyek kepada Bernard Hanafi Kalalo selaku pengusaha. Benhur dan Bernard sendiri saat ini juga berstatus sebagai tersangka.

“Sebagai bagian dari fee 10% tersebut BNL (Benhur) meminta BHK (Bernard) memberikan barang-barang mewah kepada SWM (Sri Wahyumi Maria) Bupati Talaud,” kata Basaria.

Bernard setuju dan pada akhirnya memberikan sejumlah barang-barang mewah sebagai realisasi dari fee tersebut senilai total Rp 513,8 juta. Barang mewah tersebut berupa tas merek Channel senilai Rp 97.360.000, tas merek Balenciaga senilai Rp 32.995.000, jam tangan Rolex senilai Rp 224.500.000, anting berlian Adelle Rp 32.075.000, cincin berlian Adelle Rp 76.925.000 serta uang tunai Rp 50 juta.

“Kode fee dalam perkara ini yang digunakan adalah ‘DP Teknis’,” tandas Basaria. (cw6/b)


Artikel yang berjudul “Bupati Cantik Ini Ternyata Terkait Suap Proyek Pasar” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

Martial Diamuk Solskjaer di Depan Pemain Lain

INGGRIS-Anthony Martial sebetulnya tidak tampil saat Manchester Uniter ditahan imbang 1-1 oleh Chelsea di Old Trafford, Minggu (18/4/2019) malam WIB.

Gawang MU kebobolan tentu bukan karena pemain asal Prancis itu justru akibat blunder yang dilakukan kiper David de Gea.

Nyatanya justru Martial yang diamuk oleh pelatih Ole Gunnar Solskjaer di ruang ganti di depan semua pemain setelah pertandiangan kelar.

Manajer asal Norwegia itu di hadapan seluruh tim Manchester United menumpahkan amarahnya. Pemain lain sempat kaget apalagi selama ini Martial dikenal dekat dengan sang pelatih.

Ternyata penyebab Solskjaer marah bukan karena peforma Martial di lapangan. Justru di luar lapangan.

Menurut Daily Mail, ternyata penyebab Solskjaer marah karena Martial jadi pembicaraan di media sosial setelah video dirinya yang sedang pemanasan, viral, serta jadi omongan fans dan kalangan warganet.

Dalam video yang diambil secara amatir itu, Martial terlihat berjalan santai di sekeliling Old Trafford sebelum kick-off, kedua tangannya di belakang punggungnya dan hampir berkeringat.

Sangkin kesalnya pada laga itu Solskjaer tidak menurunkan Martial. Dia justru memilih Alexis Sanchez yang jarang dimainkan.

Seperti diketahui pada laga itu MU unggul terlebih dahulu lewat gol Juan Mata menit ke-11 namun kedudukan akhirnya menjadi 1-1 lewat gol Marco Alonso.

Hasil ini membuat MU semakin sulit menembus posisi empat besar agar bisa bermain di Liga Champions musim depan. (b)


Artikel yang berjudul “Martial Diamuk Solskjaer di Depan Pemain Lain” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

Kali Mampang Meluap, Jalan Raya Sawangan Kebanjiran

DEPOK – Hujan lebat selama tiga jam lebih yakni dari pukul 17:15 hingga pukul 19:30, Selasa (30/4/2019) malam WIB membuat ruas Jalan Raya Sawangan persis di perempatan jembatan Mampang, Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat, tergenang air setinggi 20 hingga 50 Cm .

Banjit itu terjadi karena air dari Kali Mampang meluap. Tak pelak lagi banjir itu membuat antrean serta kemacetan lalu lintas hingga 1 km baik dari arah Depok Satu maupun Sawangan dan Cinere.

“Hujan lumayan lama akibatnya badan Jalan Raya Sawangan terendam air dan kondisi ini hampir setiap ada kiriman air dari wilayah Citayam ataun jembatan Serong pasti kebanjiran, ” kata Dewantoro, warga Rangkapan Jaya Baru, Pancoran Mas.

Sudah bukan cerita baru kalau persis di perempatan jemabatan Mampang bakal terendam air jika hujan maupun ada kiriman air luapan Kali Mampang, tuturnya.

Yamin, pedagang martabak telormengaku kondisi jembatan Mampang di Jalan Raya Sawangan yang terlalu rendah menjadi salah satu penyebab banir. Selain itu juga akibat banyaknya tumpukan sampah di kolong jembatan tersebut.

Peninggian jembagan Mampang di jalan utama yang menjadi kewenangan pemerintah pusat dan Provinsi Jawa Barat. Meski demikian sudah seharusnya ditinggikan dan diperbaikai. Jika badan jalan mau bebas dari banjir lokal atau genangan air tersebut.

Banjir akibat luapan air Kali Mapang memang biasanya surut beberapa jam kemudian tapi alangkah baiknya jembatan Mampang ditinggikan secepatnya agar kondisi badan jalan tidak cepat rusak. (anton/b)


Artikel yang berjudul “Kali Mampang Meluap, Jalan Raya Sawangan Kebanjiran” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

Ridwan Kamil siap tindak lanjuti 54 rekomendasi Pansus LKPJ DPRD

Bandung (ANTARA) – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mencatat 54 rekomendasi Panitia Khusus I DPRD Jabar atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Gubernur Jawa Barat Akhir Tahun Anggaran 2018 dan siap menindaklanjuti rekomendasi dari pansus tersebut.

Gubernur mendengarkan semua masukan dari Pansus I dalam Rapat Paripurna yang berlangsung di Gedung DPRD Jabar, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Selasa.

LKPj TA 2018 merupakan gambaran kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah secara utuh sepanjang bulan Januari hingga Desember tahun 2018.

Laporan tersebut berdasarkan tolok ukur kinerja yang telah disepakati antara Kepala Daerah dan DPRD.

LKPj gubernur merupakan amanat PP Nomor 3 Tahun 2007 tentang Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah kepada Pemerintah, Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Kepala Daerah kepada DPRD, dan Informasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah kepada Masyarakat.

“Alhamdulilah LKPJ akhir tahun anggaran 2018 telah dibahas oleh DPRD sesuai tata tertib DPRD melalui Panitia Khusus DPRD Provinsi Jawa Barat yang barusan telah disampaikan hasil pembahasannya,” ujar Gubernur usai Rapat Paripurna.

Menurut Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, semua rekomendasi pansus akan segera ditindaklanjuti, kekurangan yang ada akan diperbaiki, serta kinerja positif yang sudah terbukti akan ditingkatkan.

Salah satu tantangan yang harus segera diselesaikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, lanjut Emil, adalah jalan Tol Cisumdawu yang saat ini masih belum tuntas. DPRD menaruh catatan salah satu faktor Bandara Internasional Kertajati di Kabupaten Majalengka belum maksimal beroperasi, karena disebabkan jalan tol penghubung Cileunyi–Sumedang–Dawuan (Cisumdawu) ini belum selesai.

“Saya akan coba memaksimalkan dengan desain-desain pembangunan yang telah dibuat dan disusun,” kata Emil.

Pansus I DPRD total memberi 54 rekomendasi kepada mitranya, Pemprov Jabar. Keseluruhan rekomendasi Pansus I tersebut diserahkan secara simbolis oleh Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi kepada Gubernur.

Rekomendasi mayoritas terkait infrastruktur, kemudian sektor lain seperti transportasi, administrasi keuangan, pariwisata, kinerja BUMD, perkreditan, produk hukum, pendidikan, kehutanan, dan lainnya.

Selain berbagai masukan, Pansus juga memberi apresiasi khusus terhadap keberhasilan Pemprov Jabar meraih opini keuangan wajar tanpa pengecualian (WTP) tujuh kali berturut-turut dari Badan Pemeriksa Keuangan BPK).

Baca juga: Ini catatan DPRD Jabar terkait rekomendasi hasil LKPJ 2018

Baca juga: DPRD Jabar minta kabupaten/kota selektif keluarkan perizinan

 


Artikel yang berjudul “Ridwan Kamil siap tindak lanjuti 54 rekomendasi Pansus LKPJ DPRD” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

Bisnis digital dominasi pendapatan Telkom 2018

Jakarta (ANTARA) – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk sepanjang tahun 2018 membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp130,8 triliun, tumbuh dua persen dibanding tahun 2017.

“Bisnis digital, meliputi konektivitas broadband dan layanan digital menjadi mesin pertumbuhan perseroan yang meningkat signifikan 23,1 persen. Kontribusi bisnis digital di tahun 2018 kian dominan menjadi 63,0 persen dari 52,1 persen di tahun 2017,” kata Direktur Utama Telkom Alex J. Sinaga, dalam siaran pers di Jakarta, Selasa.

Menurutnya, pencapaian sepanjang 2018 menunjukkan bahwa Telkom berada pada jalur yang tepat untuk menjadi Digital Telecommunication Company yang berkomitmen tinggi dengan memperkuat kapabilitas bisnis digital untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dan memberikan pengalaman digital yang terbaik bagi pelanggan dan masyarakat Indonesia.

Laba sebelum Bunga, Pajak, Depresiasi, dan Amortisasi (EBITDA) Telkom sepanjang 2018 tercatat Rp59,2 triliun dengan laba bersih sebesar Rp18,0 triliun. Beban operasi meningkat sebesar 12,5 persen menjadi Rp71,6 triliun, sejalan dengan investasi pembangunan infrastruktur broadband, baik mobile maupun fixed line.

Sementara di segmen Mobile, entitas anak usaha Telkom, Telkomsel di tahun 2018 membukukan pendapatan sebesar Rp89,3 triliun, EBITDA Rp47,4 triliun dan laba bersih Rp25,5 triliun.

Di tengah bisnis seluler yang semakin menantang, ujar Alex, Telkomsel mengimplementasikan berbagai inisiatif dengan menawarkan paket voice, paket SMS dan paket mobile data dengan berbagai varian konten digital, untuk menahan laju penurunan bisnis legacy sekaligus meningkatkan kontribusi pendapatan dari bisnis digital.

Program registrasi kartu SIM prabayar yang membatasi jumlah kartu SIM prabayar untuk setiap pelanggan menjadikan Telkomsel pada akhir tahun 2018 memiliki sebanyak 163,0 juta pelanggan.

Sepanjang 2018, Telkomsel membangun 28.376 Base Tranceiver Station (BTS) baru yang seluruhnya berbasis teknologi 4G LTE sehingga di akhir tahun 2018 jangkauan 4G LTE lebih dari 90 persen populasi.

Pada segmen consumer, jumlah pelanggan IndiHome tumbuh 72,2 persen menjadi 5,1 juta pelanggan di akhir tahun 2018. Pencapaian ini semakin mengukuhkan IndiHome sebagai market leader bisnis fixed broadband di Indonesia dengan market share sekitar 80 persen.

Tahun 2018, segmen enterprise mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 10,1 persen menjadi Rp21,1 triliun, yang didorong layanan IT Service yang tumbuh sebesar 48,2 persen.

Sementara, segmen Wholesale and international business mencatat pendapatan sebesar Rp10,1 triliun dengan pertumbuhan 35,6 persen, naik dari Rp7,4 triliun pada tahun 2017. Kontribusi bisnis digital pada segmen ini di tahun 2018 meningkat menjadi 57 persen dari 53 persen di tahun 2017.

Total belanja modal pada tahun 2018 adalah sebesar Rp33,6 triliun atau 25,7 persen dari pendapatan, terutama untuk meningkatkan kapabilitas digital dengan terus membangun infrastruktur broadband yang meliputi BTS 4G LTE, jaringan akses serat optik ke rumah, jaringan backbone serat optik bawah laut dan terestrial, Satelit Merah Putih dan Data Center & Cloud.

Sampai dengan akhir tahun 2018, Telkom memiliki total BTS sebanyak 189.081 unit dengan BTS 3G dan 4G LTE sebanyak 138.771 unit, sedangkan jaringan backbone serat optik mencapai panjang 161.652 km.

Baca juga: Kelas pertama ICT-Digital Academy diselenggarakan Telkom

Baca juga: Telkom Corporate University akan perbanyak pelatihan digital

 


Artikel yang berjudul “Bisnis digital dominasi pendapatan Telkom 2018” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

MA sanksi tiga hakim PN Cibinong, ini penilaian LPSK

Jakarta (ANTARA) – Tindakan Mahkamah Agung (MA) dengan menjatuhkan sanksi terhadap tiga hakim Pengadilan Negeri (PN) Cibinong, Bogor, Jawa Barat, yang membebaskan H, 41, pelaku perkosaan terhadap dua anak mendapat apresiasi Lembaga Perlindungan Saksi Korban (LPSK) yang menyatakan memenuhi rasa keadilan.

Ketua LPSK Hasto Atmojo Suroyo mengatakan sanksi tersebut menggambarkan MA sangat responsif menindaklanjuti keresahan di tengah masyarakat.

Vonis bebas terhadap H yang memperkosa tetangganya yang masih berusia 14 tahun dan 7 tahun yang dijatuhkan majelis hakim PN Cibinong telah memicu kekecewaan, tidak saja bagi korban dan keluarga, tetapi juga publik, kata Hasto dalam siaran persnya, Selasa.

“Langkah MA menjatuhkan sanksi bagi ketiga hakim itu penuhi rasa keadilan dan kita apresiasi,” ujar Hasto

Kesungguhan menyikapi vonis bebas bagi pelaku perkosaan terhadap anak di Cibinong, lanjut Hasto, ditunjukkan pimpinan MA dengan tidak saja menjatuhkan sanksi kepada tiga hakim pemeriksa perkara, melainkan juga kepada Ketua PN Cibinong, sebagai atasan dari ketiga hakim tersebut.

Pimpinan MA menilai atasan ketiga hakim itu lalai melakukan pembinaan dan pengawasan, jelasnya.

Hasto menegaskan LPSK dipastikan memberikan perlindungan bagi kedua korban.

Layanan yang diberikan bagi kedua korban yaitu pemenuhan hak prosedural, perlindungan fisik, bantuan psikologis dan rehabilitasi psikososial.

Khusus bagi salah satu korban, LPSK memberikan bantuan medis mengingat yang bersangkutan masih merasakan kesakitan di bagian vitalnya.

Selain kedua korban, lanjut Hasto, LPSK juga melindungi ibu korban, dimana yang bersangkutan juga berhak mengakses layanan LPSK, seperti pemenuhan hak prosedural, pemenuhan hak atas informasi, perlindungan hukum, fasilitasi perhitungan restitusi dan perlindungan fisik (kediaman sementara).

“Permohonan perlindungan dari korban sudah diputuskan diterima,” tegas Hasto.

Tidak itu saja, LPSK juga akan merelokasi korban dan keluarganya karena kedua anak korban itu mendapatkan perlakuan berupa perundungan oleh teman-temannya di sekolah sehingga mengakibatkan tekanan psikologis.

Untuk itulah, kata Hasto, LPSK bermaksud memfasilitasi kedua korban untuk pindah sekolah, serta menanggung biaya hidup sementara mereka.

“LPSK juga mengapresiasi LBH Apik sebagai penasihat hukum korban dan mendorong mereka menempuh upaya hukum lebih tinggi,” kata Hasto.

Seperti diberitakan media, Senin (29/4-2019), Pimpinan MA memerintahkan Badan Pengawasan untuk melakukan klarifikasi dan verifikasi terhadap laporan atau aduan masyarakat.

Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap pihak yang terkait, hasilnya dilaporkan kepada pimpinan Mahkamah Agung.

Pimpinan Mahkamah Agung kemudian menjatuhkan sanksi, tidak saja kepada majelis pemeriksa perkara, yaitu MAA, CG, RAR, termasuk juga atasan langsungnya, yaitu Ketua Pengadilan Negeri Cibinong.

Baca juga: PN Cibinong tunggu putusan MA soal terdakwa pemerkosa

Baca juga: MA beri sanksi 3 hakim PN Cibinong terkait putusan bebas pemerkosa


Artikel yang berjudul “MA sanksi tiga hakim PN Cibinong, ini penilaian LPSK” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

Materi Harga Rp 6000 Dijual Rp 4000 Lewat Medsos Ternyata Palsu

JAKARTA– Unit I Ranmor Polres Pelabuhan Tanjung Priok dipimpin oleh Iptu Suprobo, SH, mengungkap kasus pemalsuan materai yang dijual melalui media online. Tersangka AS (30), warga Bogor yang mengedarkan serta menyediakan meterai tempel nominal Rp6000 lewat media online ditangkap.

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok, AKP Moh Faruk Rozi, menjelaskan, bahwa tim memperoleh informasi tentang adanya peredaran materai diduga palsu dari masyarakat yang dijual dengan media online dengan harga Rp 4.000 per kepingnya.

Selanjutnya tim pada Rabu (24/4/2019) malam, pukul 20.13 WIB melakukan undercover dan memesan dengan melakukan transfer ke rekening pelaku di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok.

“Dan setelah barang sampai tim mencurigai bahwa materai tempel nominal 6000 adalah benar palsu. Selanjutnya tim melakukan pencarian terhadap alamat pelaku penjualan materai palsu, yang keberadaanya di wilayah Bogor Barat tepatnya di kantor JNE Pasar Jumat Provinsi Jawa Barat,” jelas AKP Faruk, Selasa (30/04/2019).

Polisi meringkus AS dan membawa ke Polres Pelabuhan Tanjung Priok. Pelaku diancam dengan Pasal 13 huruf b Undang-Undang RI Nomor 13 Tahun 1985 tentang Bea Meterai dan Pasal 257 KUHPidana. (b)


Artikel yang berjudul “Materi Harga Rp 6000 Dijual Rp 4000 Lewat Medsos Ternyata Palsu” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

Festival Pesona Lokal 2019 Akan Tampil – Kilas Pembaruan

ka

sentralberita|Medan~Setelah sukses menggelar event besar bertajuk ‘Festival Pesona Lokal 2018’, Pemko Medan kembali akan menggelar gawean serupa di tahun ini. Kali ini akan ditampilkan budaya dan kearifan lokal yang dimiliki Kota Medan. Dengan demikian masyarakatluas dapat lebih mengenal lebih jauh mengenai identitas seluruh budaya yang ada di ibukota Provinsi Sumatera Utara.

Demikian terungkap ketika Sekda Kota Medan Ir Wiriya Alrahman MM menerima kedatangan Tim Marketing Communication (Marcom) RCTI di Balai Kota, Selasa (30/4). Kedatangan tim bertujuan untuk kembali bekerja sama dengan Pemko Medan terkait pegelaran Festival Pesona Lokal 2019. Dengan demikian, antara Pemko Medan dan RCTI dapat menselaraskan serta mengkolaborasikan content yang akan ditampilkan nantinya.

Sekda mengatakan, Pemko Medan menyambut baik kegiatan tersebut. Apalagi, event ini nantinya akan lebih membuat Kota Medan semakin bergaung melalui penayangan melalui tv swasta nasional tersebut. Dengan begiktu banyak pula masyarakat yang akan melihat keanekaragaman budaya yang dimiliki Kota Medan sehingga menarik minat untuk datang berkunjung

‘’Pemko Medan menyambut baik hal ini. Terlebih, kegiatan yang didukung RCTI ini menjadi wadah bagi Kota Medan untuk mengenalkan segala ciri khas yang dimiliki baik itu dari sisi budaya maupun kulinernya. Untuk itulah diharapkan kita dapat menyamakan persepsi sehingga nantinya dapat menampilkan yang terbaik,’’kata Sekda.

Selain itu, kepada pihak RCTI, Sekda kemudian meminta agar esensi dari acara yang digelar tidak mengurangi kapasitas Pemko Medan sebagai tuan rumah. Sebab, selain disupport RCTI, Pemko Medan juga memiliki tugas untuk memberikan kontribusi dan sumbangsihnya demi kemeriahan acara tersebut.

‘’Kami mengapresiasi kesempatan yang diberikan pihak RCTI kepada Pemko Medan lewat festival yang akan digelar nanti. Namun, kami juga berharap agar pada pelaksanaannya antara Pemko Medan dan RCTI memiliki keseimbangan baik dalam persiapan maupun ekspose kegiatan. Sebab, yang kita lakukan ini sama-sama bertujuan untuk mengenalkan budaya dan kearifan lokal khas Kota Medan,’’ harapnya.

Di samping itu pula, Sekda berharap agar kegiatan tersebut dapat menjadi kegiatan rutin tahunan Pemko Medan. ‘’Jika kegiatan ini dapat dijadikan sebagai kegiatan rutin setiap tahun, maka saya optimis bahwa setiap tahunnya akan banyak wisatawan yang datang berkunjung ke Kota Medan,’’ ungkapnya dihadapan Kadis Pariwisata Agus Suriono, Kadis Pendidikan Marasutan, Kadis Koperasi Edliaty dan Sekdis Dinas Kebersihan dan Pertamanan Zul F Ahmady yang turut hadir dalam pertemuan tersebut.
Oleh karenanya, kepada pimpinan OPD terkait, Sekda berharap agar pertemuan ini dapat terus ditindak lanjuti. ‘’Saya berharap pertemuan hari ini memberikan dampak yang positif tidak hanya bagi Pemko Medan tapi juga bagi RCTI. Untuk itu saya berharap agar kita sama-sama melakukan dan memberikan kontribusi terbaik demi suksesnya acara tersebut,’’ imbuhnya.

Sementara itu, Ivan selaku perwakilan RCTI mengaku, pihaknya memilih Kota Medan sebagai tempat untuk menggelar Festival Pesona Lokal 2019 karena Kota Medan memiliki keanekaragaman etnis yang menjadi nilai tinggi untuk dikenalkan dan dipromosikan. Dengan harapan, Kota Medan dapat menjadi destinasi wisata para wisatawan.

‘’Menjadi kebanggan bagi kami jika bisa menggelar acara ini di Kota Medan. Terlebih, dari informasi yang kami dapat, Kota Medan terkenal dengan berbagai etnis yang ada. Ini tentu menjadi nilai jual tinggi tidak hanya bagi RCTI tapi juga bagi Pemko Medan. Untuk itu, kami harapkan kerjasama dan tindaklanjut dari Pemko Medan,’’ kata Ivan.

Diungkapkan Ivan, Kota Medan akan menjadi kota pertama digelarnya festival tersebut. Selanjutnya kemudian akan dilanjutkan ke beberapa kota lainnya di Indonesia seperti Bali, Surabaya, Bandung, Makassar, Yogyakarta dan berakhir di DKI Jakarta. (SB/01/KU)


Artikel yang berjudul “Festival Pesona Lokal 2019 Akan Tampil – Kilas Pembaruan” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita