10 Kecamatan Di Madina Banjir, 47 Rumah Hanyut

Jalan Nasional di Saba Pasir - Kotanopan yang amblas.(Harapan News/Ist).Jalan Nasional di Saba Pasir – Kotanopan yang amblas.(Harapan News/Ist).

MANDAILING NATAL (Madina):Berdasarkan laporan sementara dan fakta lapangan yang diperoleh Harapan News dari Kantor BPBD Madina pada Kamis pagi (8/11), sebanyak 10 kecamatan dari 23 kecamatan yang ada di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengalami banjir bandang dan ada yang di sertai longsor.

Berikut klasifikasi kecamatan yang terdampak banjir yakni, Lingga Bayu (banjir), Panyabungan (banjir), Kotanopan (banjir, jalan lintas sumatera anjlok), Tambangan (banjir), Hutabargot (banjir), Panyabungan Selatan (tanah longsor menutup akses jalan provinsi), Batang Natal (tanah longsor, banjir), Naga Juang (banjir), Panyabungan timur (tanah longsor), dan Siabu (banjir).

Sedangkan rumah hanyut terdapat di Kecamatan Lingga Bayu sebanyak 47 unit rumah dengan rincian di Kelurahan Simpanggambir 16 rumah, Desa Ranto Sore Sigalala 8 rumah, Desa Aek Garingging 8 rumah, Desa Sikumbu 6 rumah, Desa Pulo Padang 6 Rumah, Kelurahan Tapus 2 rumah, ditambah 1 unit mobil hanyut merek Ertiga dan 1 rumah terbakar di Simpanggambir.

Untuk wilayah Kecamatan Panyabungan, dalam menghindari hal-hal yang tak di inginkan, sebahagian warga Lingkungan 1 Kelurahan Kayu Jati diungsikan ke tempat yang lebih aman dari ancaman luapan Sungai Aek Mata pada pukul 22.00 Wib.

Naposo Bulung (para pemuda) Lingkungan 1 Banjar Losung juga mengevakuasi orang tua Lansia dan anak – anak di bawah umur. Masyarakat yang bermukim di perumahan Vinago juga diungsikan ke Gedung Serba Guna Parbangunan termasuk siswa SMA Negeri 1 Plus Madina yang sekolahnya terendam banjir.(c.14)


Artikel yang berjudul “10 Kecamatan Di Madina Banjir, 47 Rumah Hanyut” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *